RADARSITUBONDO.ID - Presiden Prabowo Subianto menyerukan pentingnya persatuan nasional di hadapan ratusan pimpinan legislatif daerah.
Dalam pengarahan kepada 503 ketua DPRD se-Indonesia di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/4), kepala negara menekankan bahwa keberagaman latar belakang tidak boleh menjadi penghalang untuk bersama-sama membangun bangsa.
Acara yang digelar oleh Lembaga Ketahanan Nasional itu menjadi momentum konsolidasi kepemimpinan daerah melalui pendekatan kebangsaan. Presiden mengingatkan bahwa perbedaan daerah, suku, pendidikan, hingga afiliasi politik merupakan realitas yang harus dirajut dalam satu tujuan besar.
“Kita berasal dari latar belakang yang berbeda-beda, daerah yang berbeda, suku yang berbeda, pendidikan yang berbeda, profesi yang berbeda, dan partai politik yang berbeda. Namun, sebagai anak bangsa, kita tetap satu,” kata Presiden Prabowo di hadapan peserta.
Baca Juga: Profil Marco Rose, Kandidat Kuat Pelatih Bournemouth Musim Depan
Dalam suasana yang lebih personal, Presiden juga mengisyaratkan keinginannya menyampaikan pesan secara terbuka kepada para ketua DPRD. Sesi inti pengarahan bahkan dilakukan secara tertutup agar komunikasi berjalan lebih jujur dan mendalam.
“Saya ingin bicara apa adanya. Mungkin apa yang saya sampaikan nanti ada yang kurang berkenan, mungkin ada yang tersinggung, ada yang sedih,” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah yang dikemas dalam format retret selama lima hari di lingkungan Akademi Militer.
Program tersebut menjadi agenda rutin Lemhannas untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan strategis di daerah. Tahun ini, tema yang diangkat berfokus pada penguatan peran DPRD dalam mendukung visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Baca Juga: Herve Renard Dipecat Arab Saudi Kurang dari Dua Bulan Sebelum Piala Dunia 2026
Selama mengikuti rangkaian kegiatan di Lembah Tidar, para peserta mendapatkan berbagai materi pembekalan yang dirancang untuk meningkatkan ketahanan kepemimpinan. Seluruh ketua DPRD juga mengenakan seragam loreng hijau khas Komponen Cadangan sebagai simbol kesiapsiagaan dan kedisiplinan dalam menjalankan peran kenegaraan.
Gubernur Lemhannas T.B. Ace Hasan Syadzily dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan berlangsung sejak 15 April dan akan berakhir pada 19 April 2026.
Ia menegaskan bahwa forum ini diikuti oleh ratusan pimpinan DPRD dari seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi pusat dan daerah.
Baca Juga: Iran Buka Selat Hormuz, PBB Sebut Langkah Tepat di Tengah Gencatan Senjata
Pengarahan Presiden turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Panglima TNI Agus Subiyanto.
Hadir pula Kapolri Listyo Sigit Prabowo bersama sejumlah menteri dan wakil menteri Kabinet Indonesia Maju.
Editor : Bayu Shaputra