RADARSITUBONDO.ID - Badan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang diperkirakan terjadi pada Senin di sejumlah wilayah Indonesia.
Daerah yang masuk dalam perhatian meliputi Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Jawa Barat, Bali, hingga Nusa Tenggara Barat.
Prakirawan cuaca BMKG, Yuyun W, menjelaskan bahwa kondisi tersebut dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang saat ini berkembang cukup signifikan. Situasi ini berpotensi memicu berbagai fenomena cuaca yang perlu diwaspadai masyarakat di berbagai daerah.
Baca Juga: Borussia Moenchengladbach Ditahan Mainz 05 1-1, Penalti Menit Akhir Gagalkan Kemenangan
Dalam keterangannya, Yuyun menyebutkan bahwa wilayah Indonesia bagian barat memiliki potensi hujan disertai petir di sejumlah kota seperti Tanjung Pinang, Padang, Palembang, Bandar Lampung, dan Banjarmasin.
Selain itu, hujan dengan intensitas sedang diprakirakan terjadi di Bandung, sementara hujan ringan berpotensi turun di Aceh, Medan, Pekanbaru, Jambi, Pangkal Pinang, Bengkulu, Serang, Jakarta, serta sebagian besar wilayah Kalimantan.
"Terdapat juga potensi berawan tebal di Semarang, Yogyakarta dan Surabaya," katanya.
Baca Juga: Manchester City Pangkas Jarak dari Arsenal Usai Menang 2-1
Sementara itu, untuk wilayah Indonesia bagian timur, BMKG mengingatkan adanya potensi hujan petir di Denpasar.
Hujan dengan intensitas sedang juga diperkirakan terjadi di Gorontalo, Mamuju, Nabire, dan Merauke. Adapun hujan ringan berpotensi mengguyur Mataram, Kupang, Manado, Palu, Ternate, serta sebagian besar wilayah Papua.
Di sisi lain, kondisi berawan tebal diprakirakan terjadi di Makassar dan Kendari. BMKG juga mencatat adanya potensi munculnya asap atau kabut di Ambon yang dapat memengaruhi jarak pandang.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama bagi wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat dan petir.
Kondisi ini juga berisiko menimbulkan dampak turunan seperti genangan air hingga gangguan aktivitas harian.
Editor : Bayu Shaputra