Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Prabowo Fokus Keselamatan, 1.800 Perlintasan Kereta di Jawa Akan Diperbaiki

Bayu Shaputra • Selasa, 28 April 2026 | 10:41 WIB
Presiden Prabowo memberikan pernyataan pers usai menjenguk korban insiden tubrukan Kereta Api (KA) Argo Bromo dengan gerbong Commuter Line (KRL) yang saat ini dirawat di RSUD Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). (YouTube/sekretariat presiden)
Presiden Prabowo memberikan pernyataan pers usai menjenguk korban insiden tubrukan Kereta Api (KA) Argo Bromo dengan gerbong Commuter Line (KRL) yang saat ini dirawat di RSUD Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). (YouTube/sekretariat presiden)

 

RADARSITUBONDO.ID - Pemerintah pusat menyiapkan langkah besar untuk meningkatkan keselamatan transportasi publik, khususnya di perlintasan kereta api di Pulau Jawa.

Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa anggaran hampir Rp4 triliun telah disiapkan guna memperbaiki sekitar 1.800 titik perlintasan yang dinilai rawan kecelakaan.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat meninjau korban kecelakaan kereta api di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, Selasa. Dalam keterangannya, Presiden menekankan bahwa alokasi dana besar tersebut difokuskan pada aspek keselamatan masyarakat.

“Kita perhitungkan sekitar hampir Rp4 T ya, Rp4 triliun, demi keselamatan,” ujarnya.

Baca Juga: Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek, 13 Kereta Jarak Jauh Batal Berangkat Hari Ini

Menurut Presiden, ribuan perlintasan kereta yang ada saat ini merupakan peninggalan infrastruktur sejak era kolonial Belanda. Kondisi tersebut membuat banyak titik belum mendapatkan penanganan menyeluruh selama puluhan tahun.

Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat, persoalan ini menjadi semakin mendesak untuk diselesaikan.

Pemerintah menilai masih banyak perlintasan kereta api yang tidak dilengkapi penjagaan, sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan. Karena itu, Presiden menginstruksikan percepatan penanganan melalui dua pendekatan utama, yakni pembangunan pos penjagaan serta pembangunan jembatan layang atau flyover di titik-titik tertentu.

Baca Juga: Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Korban Meninggal Jadi 14 Orang

“Saya akan perintahkan segera kita akan perbaiki semua ya lintasan tersebut, apakah dengan dilakukan pos jaga atau dengan flyover ya nanti pelaksanaannya kita tunjuk,” kata Presiden.

Untuk wilayah Bekasi, langkah penanganan diprioritaskan dengan pembangunan flyover. Presiden telah memberikan persetujuan melalui skema bantuan presiden mengingat tingginya tingkat kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut.

Sebelumnya, pemerintah daerah setempat telah mengajukan pembangunan flyover sepanjang ribuan meter guna menekan risiko kecelakaan di sejumlah titik rawan.

Presiden menegaskan bahwa pengeluaran anggaran dalam jumlah besar harus dilakukan saat ini, mengingat peran strategis kereta api sebagai moda transportasi massal yang digunakan masyarakat setiap hari. Perbaikan perlintasan ini diharapkan mampu menyelesaikan persoalan keselamatan yang selama ini terbengkalai sejak masa awal kemerdekaan.

Langkah ini juga tidak lepas dari insiden kecelakaan yang terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur. Berdasarkan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, peristiwa tersebut menyebabkan 14 orang meninggal dunia dan 84 orang mengalami luka-luka.

Baca Juga: KNKT Selidiki Kecelakaan KRL dan Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

PT Kereta Api Indonesia memastikan seluruh biaya pengobatan korban luka serta biaya pemakaman korban meninggal akan ditanggung penuh melalui skema asuransi dan perusahaan.

Para korban telah dievakuasi ke sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk RSUD Bekasi, RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi, serta beberapa rumah sakit swasta di wilayah Bekasi.

Sebagai bagian dari respons darurat, KAI juga membuka Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur. Fasilitas ini ditujukan untuk membantu keluarga korban memperoleh informasi yang akurat terkait kondisi penumpang serta penanganan barang milik pelanggan.

Editor : Bayu Shaputra
#perlintasan kereta api. KAI #Kecelakaan kereta #Prabowo Subianto