RADARSITUBONDO.ID - PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Barat memastikan seluruh gardu induk yang tersebar di wilayah kerjanya telah kembali menyala setelah terjadi blackout yang memengaruhi sejumlah daerah di Sumatera.
Meski seluruh gardu induk sudah aktif, proses pemulihan sistem kelistrikan masih berlangsung dan belum sepenuhnya normal.
General Manager PLN UID Sumbar, Ajrun Karim, mengatakan hingga Sabtu pagi proses pemulihan baru mencapai sekitar 60 persen. Petugas masih terus bekerja untuk menormalkan sistem secara bertahap agar seluruh pelanggan kembali mendapatkan pasokan listrik secara penuh.
"Sampai dengan pukul 05.00 WIB, 60 persen sistem sudah pulih dan kita masih terus mengupayakan agar bisa normal menyala hingga 100 persen," kata Ajrun Karim dilansir dari Antara.
Baca Juga: Meresahkan Warga, Satpol PP Amankan ODGJ Ngamuk
PLN mencatat seluruh 21 gardu induk di wilayah Sumatera Barat kini telah kembali beroperasi. Namun, dari total 394 penyulang atau feeder yang ada, masih terdapat 175 penyulang yang belum menyala sepenuhnya.
Gangguan pada penyulang tersebut tersebar di berbagai daerah, mulai dari Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, Tanah Datar, Pasaman, Pasaman Barat, Limapuluh Kota, Kota Payakumbuh, Kota Padang Panjang, Solok, Solok Selatan, Sijunjung hingga Dharmasraya.
PLN menyebut proses pemulihan saat ini difokuskan pada pembebanan di masing-masing titik penyulang agar distribusi listrik dapat kembali stabil. Petugas teknis juga masih disiagakan di lapangan untuk mempercepat pemulihan jaringan di sejumlah wilayah yang terdampak.
Baca Juga: Puluhan Pemilik Dapur MBG di Situbondo Tak Penuhi Panggilan
Ajrun memastikan kondisi jaringan tegangan rendah dan menengah di Sumatera Barat tetap aman meski masih ada penyulang yang belum berfungsi normal. Menurutnya, tahapan pemulihan kini tinggal menyelesaikan distribusi beban listrik di beberapa titik tertentu.
"Semua gardu induk sudah menyala, ini tinggal proses pembebanan di masing-masing titik penyulang saja," jelasnya.
Sementara itu, PLN belum dapat memastikan penyebab utama blackout yang terjadi. Dugaan sementara gangguan sistem kelistrikan berasal dari jaringan di Provinsi Jambi yang kemudian berdampak pada sistem interkoneksi di sejumlah wilayah Sumatera.
Tidak hanya Sumatera Barat, gangguan kelistrikan juga dilaporkan terjadi di Aceh, Sumatera Utara dan Riau.
Setelah gangguan terjadi, PLN langsung mengerahkan tim teknis untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem dan jaringan kelistrikan sekaligus menelusuri sumber gangguan.
Baca Juga: DPRD Rampungkan Dua Ranperda Strategis, KTR hingga Penataan Desa
Proses pemulihan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan keamanan sistem agar pasokan listrik dapat kembali normal tanpa memicu gangguan lanjutan.
Hingga kini, PLN masih terus melakukan penormalan di berbagai titik penyulang yang terdampak blackout.
Editor : Bayu Shaputra