Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Bahlil Tegaskan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertalite Rp10.000 dan Biosolar Rp6.800 per Liter

Bayu Shaputra • Jumat, 12 Juni 2026 | 12:13 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

 

RADARSITUBONDO.ID - Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tetap bertahan di level saat ini. Di tengah dinamika ekonomi global dan fluktuasi harga energi dunia, pemerintah memilih menahan harga Pertalite dan Biosolar sebagai langkah menjaga daya beli masyarakat.

Komitmen tersebut ditegaskan pemerintah dengan mempertahankan harga Pertalite sebesar Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.

Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Hari ini di Level Rp2,3 Juta Per Gram, Perak Rp30 Ribu

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan tidak ada perubahan harga untuk BBM subsidi maupun LPG. Kepastian itu disampaikan usai dirinya bertemu Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (11/6).

“Kami menyampaikan bahwa harga BBM bersubsidi maupun LPG itu tidak ada perubahan sama sekali,” ujar Bahlil, dikutip dari JawaPos.com.

Menurutnya, keputusan mempertahankan harga BBM subsidi merupakan bagian dari komitmen pemerintah melindungi masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah, dari dampak gejolak ekonomi dan kenaikan harga energi global.

“Makanya, BBM subsidi sama sekali tidak kita naikkan untuk menjaga daya beli masyarakat,” lanjutnya.

Bahlil menjelaskan bahwa penyesuaian harga hanya berlaku untuk BBM nonsubsidi yang mengikuti perkembangan harga pasar. Meski demikian, pemerintah menilai penyesuaian yang dilakukan badan usaha telah mempertimbangkan kondisi masyarakat.

Baca Juga: Infantino Ajak Dunia Bersatu di Piala Dunia 2026, Soroti Kehadiran Iran dan Rekor Baru

Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri turut menegaskan bahwa harga Pertalite dan Biosolar tidak mengalami perubahan.

Menurut Simon, penyesuaian harga BBM nonsubsidi perlu dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika geopolitik global serta pergerakan harga minyak mentah di pasar internasional. Namun, aspek daya beli masyarakat tetap menjadi perhatian utama dalam setiap kebijakan harga.

"Penyesuaian harga BBM nonsubsidi ini, selain dilakukan di titik-titik SPBU Pertamina, juga dilakukan oleh SPBU badan usaha swasta lainnya," jelasnya dalam keterangan video.

Baca Juga: Sidang 42 Ton Solar Subsidi Memanas, Kuasa Hukum Minta Terdakwa Dibebaskan Total

Simon menambahkan, di tengah tantangan global yang terus berkembang, Pertamina bersama pemerintah tetap berkomitmen menjaga pasokan dan ketersediaan energi di seluruh wilayah Indonesia.

"Kami berterima kasih atas dukungan masyarakat selama ini dan mari kita bersama-sama bijak menggunakan energi," imbuh Simon.

Editor : Bayu Shaputra
#Biosolar #bbm #pertalite #subsidi #Bahlil Lahadalia