Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Pop Culture Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling ZodiPedia

Motor Listrik MBG Jadi Sorotan, BGN Evaluasi Pengadaan Besar-besaran

Bayu Shaputra • Senin, 22 Juni 2026 | 16:06 WIB
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Agustina Arumsari. (Istimewa/radarbatu)
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Agustina Arumsari. (Istimewa/radarbatu)

 

RADARSITUBONDO.ID - Badan Gizi Nasional Badan Gizi Nasional melakukan penyisiran menyeluruh terhadap seluruh pengadaan barang tahun anggaran 2025.

Langkah ini mencakup evaluasi terhadap 21.801 unit sepeda motor listrik yang sebelumnya diadakan pada era kepemimpinan tersangka dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini tengah menjadi sorotan publik.

Baca Juga: Kevin Mendoza Masuk Radar Persija Jakarta, Eks Kiper Persib Berpotensi Gabung Macan Kemayoran

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Agustina Arumsari menegaskan bahwa seluruh belanja tahun 2025 sedang ditinjau ulang secara detail.

"Jadi secara umum semua yang sudah dikeluarkan di tahun 2025 sudah kami sisir satu demi satu ya," kata Agustina Arumsari di kantor BGN, dikutip dari JawaPos.com.

Agustina yang belum genap satu bulan menjabat itu menekankan bahwa pada 2026, BGN akan memperketat disiplin pengadaan barang sebagai bagian dari strategi efisiensi anggaran.

Evaluasi dilakukan agar belanja negara lebih tepat sasaran dan tidak kembali mengulang pengadaan yang dinilai kurang bermanfaat.

Baca Juga: Usai Dirawat di RS Polri, Roy Suryo dan Dokter Tifa Digiring ke Polda Metro Jaya

Terkait barang yang sudah terlanjur dibeli pada 2025, BGN menyatakan akan tetap dimanfaatkan semaksimal mungkin. Namun, pemanfaatan tersebut masih dalam pembahasan internal bersama pihak terkait, termasuk proses hukum yang tengah berjalan di Kejaksaan.

"Lah yang kemarin sudah 2025 bagaimana? Kami akan memanfaatkan secara maksimal ya. Satu demi satu barangnya apa dan sebagainya itu masih kami bahaslah dengan apa teman-teman yang lain apalagi masih dalam proses di Kejaksaan kan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Agustina menegaskan bahwa BGN tidak akan mengulangi pola belanja yang dianggap tidak efektif di tahun anggaran berikutnya.

"Kami prinsipnya tidak akan mengulangi juga belanja yang kurang bermanfaat, bahkan tidak bermanfaat," tegasnya.

Baca Juga: Perundingan Swiss Capai Terobosan, AS Siapkan Pelonggaran Sanksi Ekspor Minyak Iran

Ke depan, seluruh anggaran pengadaan untuk program MBG akan dievaluasi ulang agar sesuai kebutuhan riil di lapangan. Dari sisi fiskal, total anggaran yang sebelumnya disebut mencapai Rp268 triliun juga mengalami penyesuaian dan tidak lagi berada pada angka tersebut.

"Jadi sekarang ini sudah ada angkanya yang memang sudah berkurang dari Rp268 triliun tuh sebenarnya, bukan Rp 268 triliun lagi, sudah berkurang dari karena tadi sudah diambil ya," pungkasnya.

Editor : Bayu Shaputra
#Agustina Arumsari #MBG #motor listrik #BGN