AHY Pastikan Pemerintah Segera Investigasi Kebakaran KM Mutiara Sentosa, KNKT Selidiki Penyebab Insiden

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 11:17 WIB
KM Mutiara Sentosa II yang terbakar di perairan Laut Jawa, Minggu (2/8/2026). (Antara)
KM Mutiara Sentosa II yang terbakar di perairan Laut Jawa, Minggu (2/8/2026). (Antara)

 

RADARSITUBONDO.ID - Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa di perairan utara Madura dengan menyiapkan investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti peristiwa tersebut.

Selain memastikan proses evakuasi berjalan optimal, pemerintah juga menegaskan bahwa keselamatan penumpang akan tetap menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan transportasi laut.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan belasungkawa sekaligus keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa KM Mutiara Sentosa.

Menurutnya, penyelidikan harus segera dilakukan agar pemerintah memperoleh gambaran yang jelas mengenai penyebab kebakaran tersebut.

“Pemerintah segera luncurkan investigasi, karena kita harus tahu persis apa penyebab dari insiden tersebut,” ujar AHY dikutip dari Antara.

Baca Juga: Chelsea Resmi Rekrut Valentin Barco dari Strasbourg, Gelandang Argentina Diikat Kontrak hingga 2033

AHY menjelaskan investigasi akan dilaksanakan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Proses tersebut dinilai penting untuk memberikan penjelasan yang komprehensif mengenai faktor-faktor yang menyebabkan kebakaran kapal.

“Investigasi akan dilakukan oleh KNKT, Komite Nasional Keselamatan Transportasi, dan butuh waktu untuk menjelaskan kepada kita semua apa penyebabnya,” katanya.

Selain mengusut penyebab kebakaran, pemerintah juga akan melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek yang berkaitan dengan keselamatan pelayaran.

AHY menilai kondisi kapal, kesiapan sumber daya manusia, baik personel maupun awak kapal, keselamatan penumpang, hingga faktor cuaca harus menjadi perhatian utama dalam upaya pencegahan insiden serupa.

Menurut dia, seluruh komponen tersebut memiliki peran penting dalam menjaga keamanan transportasi laut. Karena itu, evaluasi menyeluruh diperlukan agar sistem keselamatan pelayaran semakin baik ke depan.

Baca Juga: Lawan Vietnam Jadi Laga Penentu, John Herdman Optimistis Indonesia Kuasai Grup A

Di sisi lain, AHY berharap seluruh korban memperoleh penanganan terbaik selama proses evakuasi dan pascakejadian.

Pemerintah juga berkomitmen memastikan investigasi berjalan tuntas sehingga penyebab insiden dapat diketahui secara pasti sekaligus menjadi bahan perbaikan dalam penyelenggaraan transportasi laut nasional.

Merespons kejadian tersebut, AHY mengatakan Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus berkoordinasi dengan tim Search and Rescue (SAR) untuk memastikan proses evakuasi berjalan maksimal.

Upaya lain yang dilakukan adalah melakukan verifikasi terhadap data penumpang agar seluruh korban dapat teridentifikasi dengan baik.

“Secara umum, pertama Kementerian Perhubungan, dalam hal ini Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, masih terus memastikan verifikasi data penumpang kapal hasil evakuasi bersama, bekerja sama dengan tim SAR, kemudian kapal-kapal patroli,” ujarnya.

Baca Juga: Amerika Serikat Perketat Visa, Jaminan Rp 360 Juta Jadi Syarat Baru bagi Sebagian Wisatawan

Ia menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prinsip utama dalam setiap penyelenggaraan transportasi laut.

Oleh sebab itu, penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP), prosedur tetap (protap), mitigasi terhadap kondisi cuaca, hingga pemeriksaan kelaikan kapal harus terus diperkuat.

Menurut AHY, langkah-langkah tersebut menjadi bagian penting untuk meminimalkan potensi kecelakaan maupun insiden di laut.

Pemerintah juga berkomitmen meningkatkan kualitas layanan transportasi laut melalui program peremajaan armada kapal agar keamanan pelayaran semakin terjamin.

“Kita ingin memastikan bahwa terkait transportasi laut, safety first, tentu ini harus kita pastikan. SOP dijalankan, protap dijalankan, keselamatan penumpang nomor satu, cuaca juga tentunya harus bisa kita mitigasi, dan selebihnya kita ingin memastikan kapal selalu dalam kondisi layak, tidak ada masalah teknis, dan semangat kita memang terus meremajakan kapal-kapal kita,” kata AHY.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan telah mengerahkan kapal patroli milik Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) untuk mendukung penanganan insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Laut Jawa.

Langkah tersebut dilakukan bersamaan dengan penguatan koordinasi bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) serta berbagai instansi terkait agar proses penyelamatan berlangsung lebih efektif.

Baca Juga: John Herdman Beber Tugas Berat Rizky Ridho Saat Timnas Indonesia Hadapi Vietnam di Piala AFF 2026

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Muhammad Masyhud mengatakan fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan seluruh penumpang dan awak kapal dapat dievakuasi dengan cepat serta dalam kondisi aman.

Upaya tersebut terus dilakukan melalui koordinasi lintas instansi guna mempercepat proses pencarian, penyelamatan, serta pendataan korban.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : ANTARA
KM Mutiara Sentosa AHY kebakaran