Kementerian PU Siapkan Pengoperasian Tol Prosiwangi Seksi 1 dan 2 Sepanjang 24 Kilometer

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 11:15 WIB
Tol Prosiwangi. (Istimewa)
Tol Prosiwangi. (Istimewa)

 

RADARSITUBONDO.ID - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan pengoperasian Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) Seksi 1 dan Seksi 2. Dua seksi jalan tol sepanjang total 24 kilometer tersebut telah menyelesaikan seluruh pekerjaan konstruksi.

Kesiapan pengoperasian ruas tersebut menjadi bagian dari pengembangan konektivitas jalan tol di wilayah timur Pulau Jawa.

Kehadiran Tol Prosiwangi diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga memperkuat kegiatan ekonomi di kawasan yang dilintasi.

Baca Juga: Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, Erick Thohir Siapkan Evaluasi

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, pembangunan jalan tol memiliki peran yang lebih luas dibandingkan sekadar menyediakan infrastruktur transportasi.

Menurutnya, keberadaan jalan tol juga menjadi salah satu instrumen untuk mendorong pemerataan pembangunan dan memperkuat perekonomian daerah.

“Pembangunan jalan tol selalu memiliki arti strategis, tidak hanya bagi infrastruktur fisik, tetapi juga bagi penguatan fondasi ekonomi nasional,” kata Dody dikutip dari Antara.

Secara keseluruhan, Jalan Tol Prosiwangi memiliki panjang 175,40 kilometer. Jalan tol tersebut dikelola pengusahaannya oleh PT. Jasamarga Probolinggo Banyuwangi sebagai badan usaha jalan tol (BUJT).

Ruas Tol Prosiwangi terbagi menjadi tujuh seksi. Seksi 1 menghubungkan Suko–Kraksaan dengan panjang 12,8 kilometer, sedangkan Seksi 2 menghubungkan Kraksaan–Paiton sepanjang 11,2 kilometer.

Baca Juga: Persija Jakarta Umumkan Tim Kepelatihan di Bawah Shin Tae-yong untuk Musim 2026/2027

Dengan demikian, Seksi 1 dan Seksi 2 yang membentang dari Suko hingga Paiton memiliki total panjang sekitar 24 kilometer. Kedua seksi tersebut saat ini telah menyelesaikan seluruh pekerjaan konstruksi dan telah memperoleh Sertifikat Laik Operasi (SLO).

Setelah Seksi 1 dan Seksi 2, pengembangan Tol Prosiwangi berlanjut ke sejumlah ruas lainnya. Seksi 3 menghubungkan Paiton–Besuki dengan panjang 25,6 kilometer. Berikutnya, Seksi 4 menghubungkan Besuki–Situbondo sepanjang 42,3 kilometer.

Sementara itu, Seksi 5 menghubungkan Situbondo–Asembagus sepanjang 16,7 kilometer. Seksi 6 membentang dari Asembagus hingga Bajulmati dengan panjang 37,4 kilometer. Adapun Seksi 7 menghubungkan Bajulmati–Ketapang sepanjang 29,2 kilometer.

Untuk Seksi 3 Paiton–Besuki, proses pembangunan juga terus berjalan. Ruas tersebut saat ini berada dalam tahapan Uji Laik Fungsi Operasi (ULFO).

Selain memperkuat konektivitas antarwilayah, keberadaan Tol Prosiwangi juga diarahkan untuk memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi di wilayah timur Pulau Jawa.

Jalan tol ini akan membuka akses yang lebih luas menuju kawasan industri, pusat distribusi, hingga berbagai destinasi pariwisata di Banyuwangi dan daerah sekitarnya.

Baca Juga: Cegah Aset Desa Digadaikan, Pemkab Situbondo Perkuat Pengawasan Lewat Sipades

Pengembangan Tol Prosiwangi juga menjadi bagian dari transformasi PU608 dalam penyediaan infrastruktur yang mendukung efisiensi ekonomi dan peningkatan daya saing nasional.

Infrastruktur tersebut diarahkan untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi 8 persen melalui penurunan ICOR, peningkatan produktivitas, serta pemerataan pembangunan antarwilayah.

Di kawasan Tapal Kuda, kehadiran Tol Prosiwangi diharapkan memberikan dampak terhadap konektivitas sejumlah daerah. Jalan tol tersebut dapat menjadi jalur alternatif yang mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar distribusi logistik di Jawa Timur.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : ANTARA
tol prosiwangi Dody Hanggodo kementerian pu