Terungkap! Ini Pemicu Mahendra Diduga Bunuh Mozza hingga Jasadnya Ditemukan Tinggal Kerangka

Titin Wulandari • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 12:00 WIB
PELAKU PEMBUNUHAN : Polisi mengungkap dugaan motif pembunuhan Mozza disebut cemburu chat korban dengan pria lain.(Youtube:@@liputan6_news)
PELAKU PEMBUNUHAN : Polisi mengungkap dugaan motif pembunuhan Mozza disebut cemburu chat korban dengan pria lain.(Youtube:@@liputan6_news)

 

Radarsitubondo.id - Kasus tewasnya Mozza Axillia Gunarsa (18) di Kota Semarang memasuki babak baru setelah polisi mengungkap dugaan motif di balik pembunuhan tersebut. Korban ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka di kawasan lereng Tol Jangli, sementara seorang pria bernama Mahendra Very Dwi Anggara (22) telah diamankan sebagai pelaku.

Kasat PPA-PPO Polrestabes Semarang Kompol Ni Made Sriniti mengungkapkan, dugaan rasa cemburu menjadi pemicu utama tindakan kekerasan yang dilakukan pelaku terhadap korban.

Mahendra disebut emosi setelah menemukan percakapan antara Mozza dengan pria lain di dalam telepon genggam korban. Padahal, saat kejadian keduanya diketahui telah menjalin hubungan asmara.

Baca Juga: Trump Naikkan Tarif Drone Asing hingga 100 Persen, Produk China Jadi Sasaran Utama

Hubungan korban dan pelaku bermula dari media sosial. Keduanya pertama kali berkenalan melalui TikTok pada Mei 2025.

Setelah berkomunikasi melalui platform tersebut, mereka kemudian bertukar nomor WhatsApp. Hubungan keduanya berlanjut hingga akhirnya mereka menjalin hubungan sebagai pasangan kekasih.

Sekitar sebulan kemudian, tepatnya pada 25 Juni 2025, Mozza bertemu dengan Mahendra di kamar kos pelaku yang berada di kawasan Tegalsari, Kota Semarang. Namun, pertemuan tersebut justru berakhir tragis.

Baca Juga: Raditya Dika Tertahan di Doha, Pesawat Putar Balik Gegara Erupsi Anak Krakatau

Menurut keterangan polisi, persoalan bermula ketika Mahendra membuka ponsel milik Mozza. Ia kemudian menemukan percakapan korban dengan laki-laki lain.

Temuan tersebut diduga memicu kecemburuan dan pertengkaran di antara keduanya. Emosi pelaku kemudian meningkat hingga berujung pada tindakan kekerasan.

Mahendra disebut membekap korban menggunakan tangan kosong sampai korban tidak berdaya dan akhirnya meninggal dunia.

Setelah korban meninggal, pelaku kemudian berupaya menyembunyikan jasad tersebut.

Tubuh Mozza diikat menggunakan tali rafia dan kabel ties. Jasad selanjutnya dibungkus dengan kardus serta karung.

Pelaku kemudian membawa jasad korban menggunakan sepeda motor milik korban menuju kawasan Jangli. Di lokasi tersebut, jasad korban dibuang hingga kemudian ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka.

Baca Juga: Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Menyebar, Warga Tangerang Serbu Masker hingga Antre Mengular

Setelah kejadian, Mahendra juga diduga berusaha menghilangkan sejumlah barang yang dapat mengarah kepada identitas korban maupun mengungkap keberadaannya.

Sepeda motor milik Mozza kemudian dijual kepada seorang kenalan. Sementara itu, telepon seluler dan kartu identitas korban dibuang di sejumlah lokasi berbeda di wilayah Kota Semarang.

Pelaku juga sempat berpindah tempat tinggal dengan pindah kos. Setelah itu, Mahendra kembali ke kampung halamannya di Blora.

Baca Juga: Likuiditas Aman, Kredit Ngebut: BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun

Pelarian tersebut akhirnya berakhir setelah polisi berhasil menangkapnya dan mengungkap dugaan rangkaian peristiwa yang menyebabkan Mozza Axillia Gunarsa meninggal dunia.

Kasus ini menjadi perhatian karena korban yang masih berusia 18 tahun ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka, sementara polisi terus mengungkap secara menyeluruh rangkaian kejadian serta motif pembunuhan tersebut.(*)

Editor : Titin Wulandari
Mozza pembunuhan Mozza jasad tinggal kerangka kasus pembunuhan