OMI 2026 Tingkat Provinsi Digelar Oktober, Cek Jadwal Lengkapnya

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 15:12 WIB
Ilustrasi siswi mengikuti OMI 2026. (Istimewa)
Ilustrasi siswi mengikuti OMI 2026. (Istimewa)

 

RADARSITUBONDO.ID - Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 memasuki tahapan penting. Kementerian Agama melalui Direktorat KSKK Madrasah menetapkan pelaksanaan OMI tingkat Provinsi berlangsung pada Oktober 2026.

Ajang tersebut menjadi kesempatan bagi siswa madrasah yang telah lolos dari seleksi tingkat Kabupaten/Kota untuk melanjutkan persaingan ke tingkat yang lebih tinggi.

Hasil OMI tingkat Provinsi nantinya menentukan peserta yang berhak tampil pada OMI tingkat Nasional.

Seleksi OMI tingkat Provinsi 2026 diperuntukkan bagi siswa dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).

Seluruh tahapan seleksi menggunakan sistem yang telah ditetapkan Kemenag, termasuk pelaksanaan tes berbasis komputer atau Computer Based Test (CBT).

Tahapan OMI 2026 tingkat Provinsi diawali dengan uji coba sistem CBT pada 1-2 Oktober 2026. Uji coba tersebut menjadi bagian penting sebelum peserta mengikuti tes utama.

Baca Juga: Cara Cek Hasil OMI 2026 Kabupaten/Kota di Portal Kemenag, Tahap Provinsi Segera Dimulai

Tes utama OMI tingkat Provinsi dijadwalkan berlangsung pada 5-6 Oktober 2026. Setelah seluruh proses penilaian selesai, hasil seleksi akan diumumkan pada 10 Oktober 2026 dan dapat diakses secara online.

Peserta yang berhasil melewati seleksi Provinsi kemudian dipersiapkan untuk menghadapi OMI tingkat Nasional. Kompetisi nasional dijadwalkan berlangsung pada 10-11 November 2026.

Pada tingkat Nasional, persaingan akan semakin ketat karena peserta terbaik dari berbagai daerah akan bertemu dalam satu kompetisi. Sebanyak 330 medali disiapkan untuk diperebutkan oleh para peserta OMI 2026.

Penerapan sistem CBT menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan OMI tahun ini. Sistem tersebut digunakan untuk mendukung proses seleksi yang lebih objektif sekaligus efisien.

Dalam pelaksanaannya, peserta diwajibkan menggunakan akun pribadi yang telah terdaftar dan melalui proses verifikasi. Akun yang digunakan bukan akun milik lembaga atau madrasah.

Ketentuan tersebut menjadi perhatian bagi peserta maupun pihak madrasah agar tidak keliru ketika mengikuti seluruh tahapan OMI 2026. Informasi mengenai jadwal, pelaksanaan, serta hasil seleksi juga perlu dipantau melalui kanal yang telah ditetapkan.

Seluruh informasi resmi mengenai OMI 2026 dapat diakses melalui portal Kementerian Agama di omi.kemenag.go.id. Peserta dan madrasah diimbau menggunakan portal tersebut sebagai rujukan informasi terkait pelaksanaan kompetisi.

Baca Juga: Lima Tahun Holding UMi: BRI, Pegadaian, PNM Dorong Jutaan UMKM Naik Kelas

Dua Bidang Utama OMI 2026

OMI 2026 tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik melalui bidang sains. Kompetisi ini menggabungkan dua kategori utama, yakni Bidang Sains dan Bidang Riset.

Pada Bidang Sains, Matematika menjadi salah satu materi yang diperlombakan pada seluruh jenjang pendidikan. Selain itu, terdapat bidang MIPA dengan fokus pada IPA Terpadu.

OMI 2026 juga menghadirkan Sains Sosial yang dipadukan dengan nilai-nilai agama. Perpaduan tersebut menjadi bagian dari karakter kompetisi madrasah yang tidak hanya menekankan kemampuan akademik, tetapi juga keterkaitan ilmu pengetahuan dengan nilai keislaman.

Sementara itu, kategori Riset memberikan ruang bagi siswa madrasah untuk mengembangkan gagasan dan inovasi melalui penelitian. Tahapan pengumpulan proposal riset telah dijadwalkan pada 22 Agustus hingga 2 September 2026.

Kehadiran kategori riset menjadi salah satu bagian yang membedakan OMI dengan kompetisi yang hanya berorientasi pada kemampuan menjawab soal.

Siswa didorong untuk mengembangkan kemampuan berpikir, menyusun gagasan, serta menghasilkan inovasi yang relevan dengan persoalan di sekitarnya.

Mengusung Tema Islam, Sains, dan Ekoteologi

OMI 2026 mengangkat tema besar “Islam, Sains, dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju”.

Tema tersebut menjadi landasan dalam pelaksanaan OMI 2026. Perpaduan Islam, sains, dan ekoteologi menunjukkan arah kompetisi yang tidak hanya menempatkan prestasi akademik sebagai tujuan, tetapi juga mendorong kepedulian terhadap lingkungan dan pengembangan inovasi.

Melalui OMI, siswa madrasah diberi ruang untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki.

Seleksi berjenjang dari Kabupaten/Kota, Provinsi, hingga Nasional juga memberikan jalur kompetisi yang terstruktur bagi siswa berprestasi.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : berbagai sumber
Olimpiade Madrasah Indonesia OMI 2026 Tingkat Provinsi kemenag