Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan, Ini Rekam Jejak dan Kariernya

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 08:50 WIB
Suahasil Nazara mengucapkan sumpah jabatan saat dilantik sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026). (BPMI Setpres)
Suahasil Nazara mengucapkan sumpah jabatan saat dilantik sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026). (BPMI Setpres)

 

RADARSITUBONDO.ID - Suahasil Nazara resmi menduduki posisi Menteri Keuangan Republik Indonesia. Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Suahasil dipercaya menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa yang sebelumnya menduduki kursi Menteri Keuangan. Pelantikan tersebut sekaligus menempatkan Suahasil sebagai Menteri Keuangan ketiga dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Penunjukan Suahasil bukan hal yang sepenuhnya baru dalam lingkup Kementerian Keuangan. Sebelum naik menjadi menteri, ia telah berada di posisi Wakil Menteri Keuangan dan terlibat dalam pelaksanaan berbagai tugas kementerian.

Suahasil merupakan ekonom sekaligus akademisi yang memiliki pengalaman panjang di bidang kebijakan ekonomi dan fiskal. Latar belakang tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya hingga akhirnya dipercaya memimpin Kementerian Keuangan.

Baca Juga: Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Diamond dan Bundle Groove Gratis Hari Ini

Suahasil lahir di Jakarta pada 23 November 1970. Pendidikan ekonominya dimulai di Universitas Indonesia. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi pada 1994.

Selepas dari UI, Suahasil melanjutkan pendidikan ke Amerika Serikat. Ia meraih gelar Master of Science dari Cornell University pada 1997.

Pendidikan akademiknya berlanjut ke jenjang doktoral di University of Illinois at Urbana-Champaign. Dari perguruan tinggi tersebut, Suahasil memperoleh gelar Doctor of Philosophy atau Ph.D. di bidang ekonomi pada 2003.

Sebelum masuk lebih jauh ke pemerintahan, Suahasil membangun kariernya melalui dunia akademik. Ia tercatat mulai menjadi dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia sejak 1999.

Karier akademiknya terus berkembang. Pada 2009, Suahasil memperoleh gelar Guru Besar di bidang Ilmu Ekonomi.

Di lingkungan FEB UI, ia juga pernah mengemban sejumlah posisi strategis. Suahasil dipercaya sebagai Kepala Program Studi Pascasarjana Ilmu Ekonomi pada periode 2004-2005.

Baca Juga: Gugatan Jamaah Umrah ke Ketua PCNU Situbondo Kandas, Majelis Hakim Menyatakan Tak Dapat Diterima

Setelah itu, ia menjabat Kepala Lembaga Demografi FEB UI pada 2005-2008. Kariernya di lingkungan kampus berlanjut dengan posisi Ketua Departemen Ilmu Ekonomi pada 2009-2013.

Pengalaman Suahasil kemudian meluas ke ranah kebijakan publik. Pada 2009-2011, ia menjadi anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal.

Ia juga pernah dipercaya sebagai Wakil Ketua Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah atau KPPOD pada periode 2009-2015.

Tidak hanya berkutat pada kebijakan fiskal dan desentralisasi, Suahasil juga terlibat dalam agenda penanggulangan kemiskinan.

Pada 2010-2015, ia menjadi Koordinator Kelompok Kerja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan atau TNP2K di Kantor Wakil Presiden Republik Indonesia.

Pengalaman di berbagai lembaga kebijakan tersebut turut memperkuat rekam jejak Suahasil sebelum masuk ke posisi struktural di Kementerian Keuangan.

Pada 2013-2014, Suahasil tercatat sebagai anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional atau KEN. Ia juga pernah aktif sebagai pengurus Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia atau ISEI.

Baca Juga: Nahas di Baluran, Pemotor 19 Tahun Meninggal Usai Tabrak Truk dari Arah Berlawanan

Kariernya di lingkungan Kementerian Keuangan semakin menonjol ketika pada 6 Februari 2015 Suahasil mulai menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas Kepala Badan Kebijakan Fiskal atau BKF.

Posisi tersebut kemudian menjadi jabatan definitif. Pada 31 Oktober 2016, Menteri Keuangan melantik Suahasil sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal.

Suahasil memimpin BKF hingga Oktober 2019. Pengalamannya dalam merumuskan serta mengawal kebijakan fiskal menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan kariernya di pemerintahan.

Setelah menyelesaikan tugas sebagai Kepala BKF, Suahasil mendapat kepercayaan untuk menduduki posisi Wakil Menteri Keuangan.

Baca Juga: Warga Tenggir Tewas di Warung Remang-Remang, Temuan Polisi Tak Ada Luka Kekerasan

Pada 25 Oktober 2019, Presiden Joko Widodo menunjuk Suahasil sebagai Wakil Menteri Keuangan dalam Kabinet Indonesia Maju. Jabatan tersebut kemudian berlanjut ketika pemerintahan berganti.

Presiden Prabowo Subianto kembali melantik Suahasil sebagai Wakil Menteri Keuangan pada 21 Oktober 2024. Ia masuk dalam jajaran Kabinet Merah Putih untuk periode 2024-2029.

Hingga September 2026, Suahasil menjalankan tugas sebagai Wakil Menteri Keuangan bersama Juda Agung. Juda Agung dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan pada 5 Februari 2026.

Kini, perjalanan panjang Suahasil di bidang ekonomi, akademik, kebijakan publik, hingga Kementerian Keuangan berlanjut ke posisi tertinggi di kementerian tersebut.

Baca Juga: Gedung KDMP di Jangkar Sudah Berdiri, Pekerja dan Toko Bangunan Mengaku Belum Dibayar

Per 14 September 2026, Suahasil resmi menjadi Menteri Keuangan dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menjadi Menteri Keuangan ketiga sejak pemerintahan tersebut berjalan.

Sebelumnya, posisi Menteri Keuangan diisi Purbaya Yudhi Sadewa. Purbaya dilantik pada 8 September 2025 untuk menggantikan Sri Mulyani.

Dengan pengalaman panjang di bidang ekonomi dan fiskal, Suahasil kini menghadapi tanggung jawab baru sebagai orang nomor satu di Kementerian Keuangan.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : ANTARA
suahasil nazara prabowo Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa