BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia Hari Ini

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 09:32 WIB
Ilustrasi musim hujan. (Jawapos)
Ilustrasi musim hujan. (Jawapos)

 

RADARSITUBONDO.ID - Cuaca di sejumlah wilayah Indonesia diprakirakan masih didominasi kondisi berawan hingga hujan ringan pada Senin (21/9).

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga menemukan potensi udara kabur hingga pertumbuhan awan cumulonimbus di sejumlah daerah.

Prakirawan BMKG Dendi mengatakan, wilayah Indonesia bagian barat secara umum berpotensi mengalami cuaca berawan hingga hujan ringan. Kondisi tersebut terutama terlihat di sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan.

"Untuk wilayah Indonesia bagian barat, secara umum diprediksi berawan hingga hujan ringan, dengan potensi hujan ringan terlihat di sini terdapat di sekitar wilayah Sumatera bagian utara hingga tengah, kemudian di wilayah Kalimantan bagian utara," terang Dendi dalam video prakiraan cuaca yang dipantau di Jakarta.

Baca Juga: Kode Redeem FF 21 September 2026, Klaim 16 Hadiah Gratis dari Event Free Fire x Naruto

Potensi hujan ringan juga masih terdapat di Pulau Jawa. Sejumlah wilayah Jawa bagian barat menjadi daerah yang perlu mewaspadai peluang turunnya hujan sepanjang hari.

"Untuk di wilayah Jawa masih terdapat potensi hujan ringan, terutama Jawa bagian barat seperti di wilayah Serang dan juga di sekitar wilayah Bandung," ujar dia.

Selain wilayah barat, hujan ringan juga berpeluang turun di kawasan Indonesia bagian timur. Potensi tersebut terutama berada di Sulawesi bagian barat, Ambon dan sejumlah wilayah Maluku.

Hujan ringan juga diprakirakan terjadi di wilayah Papua bagian utara hingga tengah. Kondisi cuaca tersebut menjadi bagian dari pola cuaca yang dipantau BMKG pada awal pekan ini.

Di tengah potensi hujan, BMKG juga mencatat adanya udara kabur di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut berpotensi mengurangi jarak pandang, terutama di kawasan Sumatera bagian tengah hingga selatan dan Kalimantan Timur.

Udara kabur juga berpotensi muncul di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Kondisi serupa diprakirakan terjadi di Sorong dan Manokwari, Papua Barat.

Perhatian khusus juga diberikan terhadap kondisi udara di Banjarmasin. BMKG mencatat potensi asap atau kabut yang dapat mengganggu jarak pandang sekaligus menurunkan kualitas udara.

Baca Juga: Kepergok Masuk Kamar Siswi SMP, Pria 26 Tahun di Situbondo Ditahan Polisi

Tak hanya masyarakat yang beraktivitas di darat, pengguna transportasi udara juga diminta memperhatikan perkembangan cuaca. BMKG mengingatkan adanya potensi pertumbuhan awan cumulonimbus di sejumlah wilayah Indonesia.

Awan cumulonimbus menjadi salah satu kondisi yang perlu diwaspadai dalam aktivitas penerbangan. Pertumbuhannya dapat mengganggu operasional penerbangan, terutama ketika pesawat berada di sekitar wilayah yang mengalami pertumbuhan awan tersebut.

Potensi pertumbuhan awan cumulonimbus terutama terlihat di bagian timur Aceh dan Sumatera Utara.

Kondisi serupa juga berpotensi muncul di Riau, Sumatera Barat, bagian timur Jambi, bagian barat Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, hingga bagian barat Kepulauan Mentawai.

Ancaman pertumbuhan awan dengan karakteristik serupa juga diprakirakan terjadi di wilayah Kalimantan. BMKG mencatat potensi tersebut berada di Kalimantan Barat bagian utara dan Kalimantan Utara.

Baca Juga: 101 Mahasiswa IAINH Situbondo Diwisuda, Satu Lulusan Disabilitas Raih Gelar S1 Lewat Beasiswa Adikti

Sementara di Indonesia bagian timur, pertumbuhan awan cumulonimbus berpotensi terjadi di Papua Pegunungan dan Papua.

Kondisi ini perlu menjadi perhatian, terutama ketika pesawat melakukan lepas landas, mendarat, maupun melintas di sekitar wilayah pertumbuhan awan.

BMKG pun mengimbau masyarakat yang menggunakan transportasi udara untuk tidak hanya mengandalkan kondisi cuaca saat keberangkatan.

Informasi terbaru dari bandara dan maskapai penerbangan perlu diperbarui untuk mengetahui perkembangan kondisi cuaca terkini.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : ANTARA
hujan ringan bmkg prakiraan cuaca