Jenazah Surakman Kru Kapal Cepat KM Arupadatu I Dikirim ke Jakarta untuk Dipulangkan

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 11:31 WIB
Jenazah Surakman atau Sukarman (60) yang membawa rombongan jurnalis hilang kontak di perairan Selat Sunda, Pandeglang tiba di Kargo Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Kamis pagi (24/9/2026). (ANTARA/Anggi Mayasari).
Jenazah Surakman atau Sukarman (60) yang membawa rombongan jurnalis hilang kontak di perairan Selat Sunda, Pandeglang tiba di Kargo Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Kamis pagi (24/9/2026). (ANTARA/Anggi Mayasari).

 

RADARSITUBONDO.ID - Jenazah Surakman atau Sukarman, 60, salah satu kru kapal cepat KM Arupadatu I yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Pandeglang, akhirnya diberangkatkan menuju Jakarta, Kamis (24/9).

Jenazah tersebut diterbangkan dari Bengkulu pada pukul 06.05 WIB. Keberangkatan dilakukan setelah hasil pemeriksaan dan pencocokan DNA memastikan jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, merupakan Surakman.

Proses pemulangan jenazah mendapat pendampingan dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Daerah (Biddokkes Polda) Bengkulu serta anggota Polda Bengkulu.

Setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, jenazah akan diserahterimakan kepada Biddokkes Polda Banten.

"Untuk jenazah sudah diberangkatkan menggunakan maskapai penerbangan bersama dengan Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Daerah (Biddokkes Polda) Bengkulu di Bandara Soekarno Hatta," kata Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Imam Wijayanto di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, dilansir dari Antara, Kamis (24/9).

Baca Juga: Timnas Vietnam Tiba di Indonesia, Siap Hadapi Filipina di FIFA ASEAN Cup 2026

Sebelum diberangkatkan melalui jalur udara, jenazah Surakman terlebih dahulu dikirim melalui bagian kargo Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu. Kepala Kepolisian Sub Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu Ipda S Ramlan mengatakan, jenazah telah tiba di area kargo sekitar pukul 04.15 WIB.

"Untuk jenazah telah tiba di bagian Kargo Bandara Fatmawati Soekarno kurang lebih pukul 04.15 WIB," ujar dia.

Pengiriman jenazah ke Jakarta dilakukan agar proses selanjutnya dapat segera dilakukan sebelum jenazah dipulangkan kepada keluarga untuk dimakamkan di wilayah Pandeglang, Banten.

Identitas Surakman terungkap setelah tim Disaster Victim Investigation (DVI) Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri melakukan pemeriksaan serta pencocokan data DNA secara mendalam.

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kecocokan antara sampel antemortem dengan jenazah yang sebelumnya ditemukan di Pulau Enggano.

Polda Banten kemudian mengungkapkan bahwa hasil pencocokan DNA tersebut identik dengan Surakman atau Sukarman, 60, yang tercatat sebagai salah satu kru KM Arupadatu I.

Kapal cepat tersebut membawa rombongan jurnalis sebelum dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, Pandeglang, pada Senin (7/9).

Proses identifikasi bermula setelah Polda Bengkulu mengirimkan sampel DNA jenazah tanpa identitas ke Pusdokkes Mabes Polri. Pengiriman dilakukan untuk memastikan identitas korban melalui pemeriksaan forensik.

Baca Juga: 15 Kode Redeem FF Hari Ini 24 September 2026, Segera Coba Sebelum Kedaluwarsa

Sebelumnya, Biddokkes Polda Bengkulu melakukan autopsi terhadap jenazah tanpa identitas tersebut pada Senin (14/9).

Jenazah ditemukan beberapa hari sebelumnya, tepatnya Sabtu (12/9), di kawasan pesisir Sawang Bengkok, Desa Khayapu, Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara.

Hasil pemeriksaan kemudian menjadi bagian penting dalam proses identifikasi. Penyidik juga memastikan bahwa jenazah yang ditemukan tersebut bukan masyarakat sekitar maupun warga asli Pulau Enggano.

Penemuan jenazah itu sebelumnya dilaporkan kepada Basarnas Bengkulu pada Sabtu (12/9).

Laporan tersebut menyebut adanya mayat tanpa identitas di kawasan pesisir Sawang Bengkok, Desa Khayapu, Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu.

Dari rangkaian pemeriksaan tersebut, identitas korban akhirnya dapat dipastikan melalui pencocokan DNA. Surakman kemudian diberangkatkan dari Bengkulu menuju Jakarta untuk menjalani proses serah terima sebelum dipulangkan kepada keluarga di Pandeglang.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : ANTARA
Gunung Anak Krakatau jurnalis hilang Sukarman KM Arupadatu I