MagangHub 2026 Tahap 3 Segera Dibuka, Ini Syarat dan Persiapan Fresh Graduate

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 09:30 WIB
Magang Nasional Kemnaker Batch 3.
Magang Nasional Kemnaker Batch 3.

 

RADARSITUBONDO.ID - Kesempatan bagi lulusan perguruan tinggi untuk mendapatkan pengalaman kerja kembali terbuka melalui Program Pemagangan Nasional atau MagangHub 2026 Tahap 3.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan sekitar 70 ribu lowongan pemagangan yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi.

Pendaftaran dan seleksi peserta direncanakan berlangsung pada Oktober 2026. Sementara pelaksanaan program pemagangan dijadwalkan mulai November 2026.

Meski begitu, calon peserta belum bisa langsung mendaftarkan diri. Pembukaan yang dilakukan pada Senin (28/9/2026) masih diperuntukkan bagi perusahaan yang ingin menjadi mitra penyelenggara Program Pemagangan Nasional.

Artinya, ada waktu yang bisa dimanfaatkan para lulusan untuk mempersiapkan diri sebelum daftar lowongan ditayangkan. Terutama bagi fresh graduate yang belum memiliki pengalaman kerja profesional.

Baca Juga: Kevin Diks Kecewa Suporter Teriakkan Nama Shin Tae-yong Usai Indonesia vs Malaysia

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan pendaftaran perusahaan untuk menjadi mitra penyelenggara MagangHub Batch 3 Angkatan II Tahun 2026 mulai dibuka pada 28 September.

“Mulai 28 September, kami membuka pendaftaran bagi perusahaan untuk menjadi mitra penyelenggara MagangHub Batch 3 Angkatan II Tahun 2026,” kata Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dalam keterangannya di Jakarta, Senin (28/9/2026).

Setelah proses pendaftaran dan verifikasi perusahaan selesai, lowongan pemagangan akan ditayangkan. Calon peserta kemudian dapat memilih posisi yang sesuai dengan latar belakang pendidikan dan keterampilan yang dimiliki.

Pendaftaran peserta nantinya dilakukan secara terpusat melalui portal resmi MagangHub Kemnaker. Sistem tersebut terintegrasi dengan akun SIAPKerja.

Karena itu, calon peserta perlu memastikan akun SIAPKerja masih dapat digunakan. Data pribadi, riwayat pendidikan, hingga informasi kontak juga perlu diperiksa kembali sebelum pendaftaran peserta dibuka.

Persiapan sejak sekarang menjadi penting. Bukan hanya untuk memastikan kelengkapan administrasi, tetapi juga agar calon peserta bisa lebih siap ketika harus bersaing memperebutkan posisi yang tersedia.

Baca Juga: Timnas Indonesia Vs Malaysia Imbang, John Herdman Akui Strategi Menyerang dengan 10 Pemain Perlu Dib

Bagi fresh graduate, pengalaman kerja yang masih terbatas dapat diimbangi dengan menyusun CV dan portofolio secara lebih relevan.

Pengalaman organisasi, proyek perkuliahan, pelatihan, hingga sertifikat yang berkaitan dengan bidang pekerjaan dapat dimasukkan sebagai bagian dari profil.

Calon peserta juga perlu memperhatikan detail setiap lowongan ketika sudah ditayangkan. Kualifikasi pendidikan, keterampilan teknis, lokasi penempatan, serta tugas yang ditawarkan menjadi bagian yang perlu dicermati sebelum mengajukan lamaran.

Dengan begitu, pelamar tidak sekadar mengandalkan kelengkapan dokumen. Kesesuaian antara kemampuan yang dimiliki dengan kebutuhan perusahaan juga dapat menjadi perhatian dalam proses seleksi.

Baca Juga: 14 Kode Redeem FF 29 September 2026, Ada Skin hingga Gloo Wall Gratis

Syarat Peserta MagangHub 2026

Program Pemagangan Nasional 2026 diperuntukkan bagi Warga Negara Indonesia (WNI). Peserta juga harus memenuhi ketentuan pendidikan dan batas waktu kelulusan yang telah ditetapkan.

Peserta berasal dari lulusan D3, D4, atau S1 dari perguruan tinggi yang terdaftar di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Untuk lulusan D3, D4, dan S1, batas maksimal kelulusan adalah satu tahun sejak tanggal ijazah diterbitkan. Sementara bagi lulusan pendidikan profesi, batas maksimalnya dua tahun sejak ijazah D3, D4, atau S1 diterbitkan.

Ketentuan tersebut membuat lulusan baru perlu memperhatikan kembali tanggal penerbitan ijazah sebelum mendaftar.

Selain membuka kesempatan bagi lulusan baru, Kemnaker juga meminta perusahaan penyelenggara memberikan ruang pemagangan yang inklusif.

Salah satunya dengan memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk mendapatkan pengalaman belajar di lingkungan kerja.

Baca Juga: YBM PLN Gandeng RS Elizabeth, Delapan Anak Tunarungu Jalani Cek Kesehatan

Persaingan Bergantung pada Posisi yang Dipilih

Kemnaker menyiapkan sekitar 70 ribu lowongan secara nasional dalam MagangHub 2026 Tahap 3. Jumlah tersebut menjadi salah satu bagian penting dari program pemagangan yang ditujukan untuk memberikan pengalaman kerja kepada lulusan perguruan tinggi.

Namun, jumlah kuota secara nasional tidak serta-merta menunjukkan tingkat persaingan pada setiap posisi. Persaingan tetap akan bergantung pada jumlah pelamar dan posisi yang dipilih, termasuk lokasi penempatan.

Proses seleksi dan penilaian peserta nantinya menjadi kewenangan masing-masing perusahaan mitra penyelenggara.

Karena itu, angka persaingan untuk setiap posisi baru dapat terlihat setelah pendaftaran peserta dibuka dan jumlah pelamar mulai tercatat dalam sistem.

Calon peserta pun perlu memperhatikan kesesuaian profil dengan posisi yang dituju. Portofolio yang relevan dengan kualifikasi perusahaan dapat menjadi bagian penting dalam proses seleksi, selain kelengkapan persyaratan administratif.

Kemnaker juga menetapkan ketentuan prioritas verifikasi bagi perusahaan yang sebelumnya berhasil merekrut dan mempekerjakan alumni MagangHub dari batch terdahulu.

Baca Juga: Saling Lapor Klinik Bismillah dan Pasien, Persoalan Medis Berlanjut ke Ranah Hukum

Uang Saku hingga Jaminan Sosial

MagangHub 2026 tidak hanya memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh pengalaman di dunia kerja. Program ini juga mencakup sejumlah hak dan perlindungan selama peserta mengikuti pemagangan.

Peserta MagangHub Tahap 3 berhak mendapatkan uang saku bulanan. Besarannya disesuaikan dengan standar Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di lokasi pemagangan, sesuai kesepakatan dalam perjanjian pemagangan.

Durasi pemagangan berlangsung antara tiga hingga enam bulan. Lama program menyesuaikan dengan program pelatihan yang disiapkan perusahaan penyelenggara.

Dari sisi perlindungan sosial, peserta akan diikutsertakan dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) dari BPJS Ketenagakerjaan selama mengikuti program.

Peserta juga mendapatkan pendampingan dari mentor profesional di industri. Selain pengalaman kerja, terdapat kesempatan mengikuti uji kompetensi untuk memperoleh sertifikat BNSP pada akhir program.

“Penyelenggara diharapkan menyediakan kesempatan pemagangan yang relevan dengan kebutuhan pekerjaan, sehingga peserta nantinya memperoleh pengalaman dan pembelajaran yang sesuai dengan lingkungan kerja,” ujar Yassierli.

Baca Juga: 435 Personel Kawal Konser Slank-Denny Caknan, Jalur Belakang Ikut Dijaga

Jadwal MagangHub 2026 Tahap 3

Tahap awal MagangHub 2026 Tahap 3 dimulai dengan sosialisasi dan pendaftaran perusahaan mitra pada 28 September hingga 22 Oktober 2026.

Pada periode yang hampir bersamaan, proses verifikasi calon perusahaan penyelenggara berlangsung mulai 28 September hingga 23 Oktober 2026.

Setelah proses tersebut, penetapan mitra dan penayangan lowongan dijadwalkan pada 26 hingga 27 Oktober 2026.

Sementara pendaftaran dan seleksi peserta direncanakan berlangsung pada Oktober 2026. Untuk tanggal pasti pendaftaran peserta, calon pelamar masih perlu menunggu pengumuman melalui portal MagangHub.

Pelaksanaan program kemudian direncanakan dimulai pada November 2026 melalui pembukaan dan kick-off pemagangan.

Sembari menunggu lowongan dibuka, calon peserta dapat menggunakan waktu untuk memperbarui CV, menyusun portofolio, memastikan akun SIAPKerja aktif, serta memeriksa kembali data pendidikan dan identitas.

Langkah tersebut menjadi penting karena ketika lowongan sudah ditayangkan, calon peserta perlu bergerak cepat menyesuaikan pilihan posisi dengan kualifikasi yang dimiliki.

Dengan sekitar 70 ribu lowongan yang disiapkan secara nasional, MagangHub 2026 Tahap 3 menjadi salah satu kesempatan bagi lulusan perguruan tinggi untuk mendapatkan pengalaman langsung di dunia kerja.

Bagi fresh graduate yang belum memiliki pengalaman profesional, program ini dapat menjadi ruang untuk mengenal ritme kerja sekaligus mengembangkan keterampilan melalui pendampingan di lingkungan perusahaan.

Namun, kesempatan tersebut tetap perlu diikuti dengan persiapan. Sebelum tombol pendaftaran dibuka, calon peserta dapat memastikan seluruh data sudah siap, CV sudah diperbarui, dan portofolio telah disesuaikan dengan bidang yang ingin dituju.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : berbagai sumber
MagangHub 2026 Program Pemagangan Nasional fresh graduate Kemnaker