RadarSitubondo.id – Bintang Voli putri asal Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi sedang dalam performa yang ciamik.
Jelang memasuki putaran terakhir dari musim reguler Liga Voli Putri Korea Selatan 2023-2024 Megawati kini sudah menembus 600 poin.
Raihan Megawati itu, tepatnya 605 poin dari 28 laga yang dijalani bersama Red Sparks musim ini.
Terbaru, Megawati kembali memainkan peran yang penting saat membantu Daejeon JungKwanJang Red Sparks meraih kemenangan saat berhadapan dengan Korea Gimcheon Expressway Hi-Pass.
Tima yang diperkuat Megawati, menang dengan skor 3-1 (25-23, 25-23, 20-25, 25-21).
Laga tersebut dihelat di Chungmu Gymnasium, Daejeon, pada Minggu (11/2) lalu.
Pada pertandingan itu, Megawati yang asli dari Jember, Jawa Timur berhasil mencetak 22 poin.
Rengkuhan poin itu, membuat namanya terus bersaing pada daftar top skor sementara Liga Voli Putri Korea Selatan.
Catatan Megawati dalam lima laga terakhir ini memang mengesankan, Megawati total mencatat 125 poin alias membukukan rata-rata 25 poin per laga.
Bahkan Megawati sempat mencatat 31 poin, saat menghadapi pemuncak klasemen Hillstate.
Itu sekaligus menjadi Raihan angka tertinggi dalam satu pertandingannya di kurun waktu tersebut.
Dengan membukukan tujuh kemengan dari Sembilan pertandingan terakhir, peluang Red Sparks maju ke babak playoff makin terbuka.
Keganasan Megawati tentu kembali diharapkan oleh Red Sparks dalam dua laga tersisa di putaran kelima.
Di dua pertandingan itu, Red Sparks akan menghadapi AI Peppers dan GS Caltex.
Bila mampu meraih dua kemenangan di sisa putaran kelima, Red Sparks akan mencatat rekor terbaik di musim ini yaitu meraih lima kemenangan dalam satu putaran.
Sebelumnya, catatan terbaik Red Sparks adalah dengan empat kemenangan di putaran pertama dan keempat.
Kemenangan juga wajib diburu oleh Red Sparks demi bisa meraih posisi ketiga.
Red Sparks saat ini mengoleksi 44 poin, berjarak satu angka dari GS Caltex.
Sehingga duel langsung lawan GS Caltex, akan memegang peran penting terhadap posisi Red Sparks di akhir putaran kelima. (*)
Editor : Salis Ali Muhyidin