RadarSitubondo.id – Liverpool berhasil merengkuh Trofi Carabao Cup pada Minggu (25/2) malam setelah mengalahkan Chelsea 0-1.
Trofi tersebut, sekaligus menjadi kado awal perpisahan pelatih The Red, Jurgen Klopp yang akan meninggalkan klub di akhir musim.
Pelatih asal Jerman itu bakal meninggalkan The Red yang tengah membidik sederet gelar pada musim ini.
Carabao Cup merupakan salah satu ajang yang bisa dimenangkan Liverpool, dan mereka berhasil membawanya pulang.
Seusai pertandingan itu sendiri. Juergen Kloop mengaku kemenangan Carabao Cup ini menjadi yang paling spesial sepanjang karirnya.
Bagaimana tidak, dalam pertandingan itu, Liverpool kehilangan mayoritas pemain andalannya.
Liverpool tidak bisa tampil dengan Mohamed Salah, Alisson, Darwin Nunez, Trent Alexander-Arnold dan Diogo Jota karena cedera.
Malahan, di tengah pertandingan Ryan Gravenberch harus ikut cedera dan ditarik keluar pada menit ke 28.
Tak pelak, Klopp harus memainkan banyak pemain pelapis. Harvey Elliot, Conor Bradley, dan Kelleher dimainkan sejak menit awal.
Nama-nama yang mungkin belum cukup populer seperti Jarrel Quansah, Jayden Danns, dan Bobby Clark, James McConnell pun ikut dibawa ke bangku cadangan.
Dikutip dari Situs resmi Liverpool, Kloop mengungkapkan, pertandingan tersebut tidak akan pernah ia lupakan.
“Malam ini adalah malam yang tidak akan pernah saya lupakan. Jika tidak ada orang lain yang melihatnya seperti itu, tidak masalah. Bagi saya, itu adalah kenangan indah selamanya,” katanya.
Terkait pemain muda yang banyak ia mainkan, Klopp juga mengaku tak punya banyak pilihan.
“Sudah jelas bahwa kemarin dalam latihan, sangat jelas bahwa ini adalah pemain-pemain yang akan kami ambil. Kami membutuhkan kaki segar (untuk bermain),”. (*)
Editor : Salis Ali Muhyidin