RadarSitubondo.id - Kontingen Indonesia kembali gagal meraih medali. Pundi-pundi medali belum bertambah.
Indonesia saat ini masih tertahan di dasar klasemen olimpiade dengan hanya meraih satu-satunya medali perunggu.
Harapan untuk menambah medali sempat melambung tinggi saat cabang olahraga (cabor) angkat besi dipertandingkan.
Pasalnya, angkat besi menjadi cabor andalan Indonesia di empat edisi olimpiade.
Selama itu pula, cabor angkat besi tak pernah gagal mempersembahkan medali untuk Indonesia.
Akan tetapi, catatan tersebut terhenti di Olimpiade Paris. Eko Yuli Irawan atlet andalan Indonesia gagal.
Ia tidak mampu mencatatkan angkatan di clean and jerk sehingga memupuskan harapannya meraih medali.
Tidak hanya itu, Eko Yuli Irawan mengakhiri karirnya sebagai legenda usai 18 tahun tampil di gelaran angkat besi.
Tercatat, ia sudah pernah mengikuti 5 kali olimpiade dengan raihan 2 perak dan dua perunggu.
Dengan catatannya itu, atlet berusia 35 tahun tersebut merupakan satu-satunya atlet Indonesia peraih medali olimpiade terbanyak.
Sekedar diketahui, Eko Yuli tidak tampil dengan kondisi 100 persen bugar. Ia masih mengalami cedera kaki dan cedera lutut. (*)
Editor : Ali Sodiqin