Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Panjat Tebing ternyata Bisa Menguatkan Otot Sekaligus Melatih Berpikir Lebih Fokus

Lugas Rumpakaadi • Senin, 10 Februari 2025 | 17:55 WIB
WALL: Salah satu dinding arena panjat tebing yang tersedia di ruang publik.
WALL: Salah satu dinding arena panjat tebing yang tersedia di ruang publik.

RadarSitubondo.id - Olahraga yang lekat dengan kelompok pencinta alam adalah panjat tebing dan panjat dinding. Panjat tebing dilakukan di alam, sedangkan panjat dinding medianya berupa dinding tebing buatan.

Tantangan memanjat tebing alami maupun memanjang tebing buatan, memang terlihat ekstrem dan memacu adrenalin. Meski begitu, masih banyak manfaat kesehatan fisik dan mental yang bisa didapatkan. 

Tak heran, popularitas panjat tebing terus meroket. Ini didukung oleh kampanye populer melalui film-film laris seperti "Free Solo" dan "The Dawn Wall".

Sementara itu, panjat tebing di Indonesia mulai dikenal sekitar tahun 1960 di Tebing Citatah, Bandung. Ini merupakan lokasi latihan tentara. Kemudian tahun 1976, Harry Suliztiarto mulai berlatih panjat tebing secara modern di tempat tersebut.

Setahun berikutnya, Harry mendirikan Skygers yaitu kelompok panjat tebing amatir. Pada tahun 1979, dia memanjat atap Planetarium Jakarta untuk memperkenalkan olahraga ini ke masyarakat. Selanjutnya tahun 1988, organisasi panjat tebing bernama Federasi Panjat Gunung dan Tebing Indonesia (FPTGI) didirikan dengan ketua Harry Suliztiarto.

Sementara itu, manfaat panjat dinding atau panjat tebing antara lain dapat membangun kekuatan otot. Selain itu, tentu saja olahraga ini bagus untuk membakar kalori. Ini adalah pilihan olahraga cardio yang efektif membakar kalori namun tergantung tipe tubuh, usia, dan jenis kelamin.

Manfaat lain panjat tebing adalah meningkatkan keseimbangan tubuh. Keseimbangan salah satu aspek penting dari olahraga panjat tebing. Tanpa keseimbangan yang tepat, orang kesulitan menggeser pusat gravitasi tubuh ke posisi optimal. Kemampuan keseimbangan tubuh seseorang dapat meningkat seiring dengan berlatih panjat tebing.

Selain itu, panjat tebing berguna juga untuk meningkatkan kecermatan dalam memilih keputusan. Pemanjat tebing memikirkan posisi kaki dan tangan untuk menggapai pegangan selanjutnya dengan ketepatan. Latihan panjat tebing melatih kemampuan pemecahan masalah atau terlatih mengatasi situasi sulit.

Sehingga secara tak langsung, aktivitas panjat tebing bagus untuk menjaga kesehatan mental. Dapat juga sebagai terapi, membantu mengurangi gejala depresi. Sebab, saat memanjat dibutuhkan perhatian penuh dan berfokus. Ini bermanfaat untuk menjaga kesehatan mental. (gas/bay)

Editor : Ali Sodiqin
#menguatkan otot #kesehatan mental #kesehatan fisik #panjat tebing #Berfikir