RadarSitubondo.id - Tak bisa dipungkiri, kehadiran bicycle motocross (BMX) menandai booming olahraga ekstrem.
Olahraga ekstrem telah berkembang dari aksi nekat individu menjadi cabang olahraga yang diakui dunia. Pada 1970-an, olahraga ekstrem mulai menarik perhatian lebih luas dengan kemunculan skateboard dan BMX freestyle, yang berkembang di jalanan kota-kota besar Amerika.
Pada dekade ini juga, terjun payung dan bungee jumping mulai populer sebagai bentuk rekreasi ekstrem. Memasuki 1990-an, olahraga ekstrem mengalami lonjakan popularitas yang pesat. X Games yang pertama kali diadakan pada 1995, menjadi wadah bagi atlet-atlet yang ingin menunjukkan kemampuan mereka di skateboard, BMX, motocross, hingga snowboarding.
Sejak saat itu, olahraga ekstrem terus berkembang dengan inovasi baru seperti parkour, wingsuit flying, dan slacklining. Kini, olahraga ekstrem tak hanya tentang adrenalin, tetapi juga gaya hidup dan budaya.
Media sosial memainkan peran besar dalam pertumbuhan olahraga ini, memungkinkan atlet membagikan aksi-aksi spektakuler mereka kepada jutaan orang. Bahkan, beberapa cabang seperti skateboard dan surfing telah masuk dalam Olimpiade, menandakan pengakuan global terhadap olahraga ekstrem.
Dari aksi nekat di jalanan hingga panggung dunia, olahraga ekstrem terus berevolusi, menginspirasi banyak orang untuk menantang batas mereka sendiri. (gas/bay)
Editor : Ali Sodiqin