Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Mengenal White Water Rafting, Olahraga sekaligus Rekreasi di Alam Terbuka, di Banyuwangi Ada Lho!

Lugas Rumpakaadi • Senin, 10 Februari 2025 | 18:38 WIB
AMAN: Wisatawan domestik menikmati sensasi berperahu karet mengarungi Sungai Badeng di Kecamatan Songgon, Banyuwangi.
AMAN: Wisatawan domestik menikmati sensasi berperahu karet mengarungi Sungai Badeng di Kecamatan Songgon, Banyuwangi.

RadarSitubondo.id - Olahraga ekstrem air yang ada di Bumi Blambangan, salah satunya adalah arung jeram. Sungai Badeng di Kecamatan Songgon, Banyuwangi, sering jadi lokasi kegiatan yang menantang ini.

Arung jeram dikenal juga sebagai “white water rafting” ialah kegiatan berperahu di area sungai yang memiliki jeram. Perahu yang biasa dipakai untuk kegiatan ini seperti perahu karet, kayak, kano, serta dayung sebagai pelengkap nya.

Kegiatan seru arung jeram ini dilakukan dengan tujuan olahraga. Selain itu, juga sering dijadikan wahana rekreasi alam terbuka.

Sementara itu secara bahasa, arung jeram berasal dari kata "arung" yang berarti jalan, lintas, atau menjelajah, dan "jeram" yang berarti aliran air yang deras dan menurun. Oleh karena itu, arung jeram adalah kegiatan menjelajahi aliran sungai yang deras dan menurun.

Kegiatan arung jeram sangat mengutamakan kerja sama tim. Kekompakan tim akan dibuktikan dalam berperahu. Pemahaman mendalam antar anggota tim menjadi faktor utama keberhasilan saat melewati rintangan di sungai.

Menilik sejarah, perkembangan awal olahraga ini pada era setelah Perang Dunia II, perahu bulat yang disebut basket boat bekas Angkatan Laut Amerika mulai digunakan untuk mengarungi sungai.

Mayor John Wesley Powell, dikenal sebagai Bapak Arung Jeram Dunia. Dia memperkenalkan arung jeram dengan menyusuri Sungai Colorado dengan perahu sejauh 250 mil, melewati Grand Canyon.

Selanjutnya, sekitar tahun 1970 arung jeram masuk di Indonesia yang dipelopori oleh kelompok mahasiswa pencinta alam dari Bandung dan Jakarta.

Mereka memberi nama dengan istilah Olahraga Arus Deras (ORAD). Kemudian, istilah “arung jeram” muncul pada tahun 1975 saat digelar event Citarum Rally I.

Pada tahun 1994, Kejuaraan Nasional Arung Jeram diadakan di Sungai Ayung, Ubud, Bali, dengan standar internasional. Akhirnya berdiri Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) tahun 1996. Organisasi ini bertujuan untuk membina kegiatan arung jeram agar lebih tertata.

Sementara di Banyuwangi, wisata destinasi arung jeram yang digemari yakni Sungai Badeng di Kecamatan Songgon.

Beberapa penyedia arung jeram antara lain Kalisawah Advanture Banyuwangi, Badeng Outbond & Rafting, dan BOSPro Rafting, dan ada juga Rafting Banyuwangi. Beberapa tahun lalu, juga ada beberapa nama lain penyedia arung jeram di lokasi yang sama. (gas/bay)

Editor : Ali Sodiqin
#banyuwangi #rekreasi #arung jeram #White Water Rafting #songgon #olahraga