RadarSitubondo.id - Sky Diving hampir mirip dengan paralayang. Bedanya, paralayang cukup naik gunung untuk mengudara dengan parasut. Nah, sky diving ini harus terbang naik pesawat sebelum terjun.
Nama nasionalnya terjun payung. Tapi nama kerennya disebut sky diving. Ini merupakan olahraga yang dilakukan di udara, dengan cara lepas landas dari pesawat dengan standar ketinggian yang telah ditentukan.
Olahraga ini membutuhkan kemantapan batin alias nyali cukup besar. Bagi yang takut ketinggian sebaiknya jangan mencoba.
Selain menawarkan sensasi dan keseruan, sky diving ternyata tidak hanya membutuhkan adrenalin yang tinggi. Tetapi juga biaya yang tidak sedikit. Sekali terjun, sedikitnya butuhkan biaya Rp 1,5 juta per orang untuk operasionalnya.
Untuk bisa maksimal dalam melakoni olahraga ini butuh pertimbangan yang matang. Di antaranya perhatikan berat badan. Sky diving memiliki risiko cukup tinggi. Bagi pemula yang belum memiiki lisensi, harus bermain secara tandem dengan ahlinya.
Selain itu, terjun payung bisa dimainkan minimal oleh orang berusia 18 tahun dan berat badan maksimal 100 Kilogram (Kg).
Pertimbangan lainnya, gunakan pakaian yang nyaman. Jangan membawa barang yang mudah lepas. Ini karena saat berada di udara, tekanan akan berbeda dan ada pengaruh gaya gravitasi.
Penting juga untuk memperhatikan arahan instruktur. Bagi pemula, wajib selalu memperhatikan arahan instruktur. Mereka akan bertanggung jawab dengan keselamatan penerjun. Terpenting, tenang dan tidak panik saat di udara.
Pastikan pikiran tenang dan tidak berpikiran buruk. Nikmati penerjunan dengan melihat pemandangan indah dari atas ketinggian. (nic/bay)
Editor : Ali Sodiqin