Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Drama Adu Penalti! LAFC Kalahkan Pachuca 4-2 Setelah Imbang 1-1 di Waktu Normal Leagues Cup 2025

Bayu Shaputra • Sabtu, 2 Agustus 2025 | 23:30 WIB
LAFC berhasil kalahkan Pachuca lewat adu pinalti di Leagues Cup 2025 (2/8).
LAFC berhasil kalahkan Pachuca lewat adu pinalti di Leagues Cup 2025 (2/8).

RADARSITUBONDO.ID - Malam yang penuh ketegangan melanda BMO Stadium Juma’t (1/8) waktu setempat, saat Los Angeles FC berhasil meraih kemenangan atas CF Pachuca dalam pertandingan dramatis Leagues Cup 2025.

Setelah 90 menit berakhir dengan kedudukan sama 1-1, kedua tim terpaksa menjalani adu penalti yang menegangkan, di mana LAFC akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 4-2.

Babak pertama dimulai dengan kecepatan tinggi dari kedua tim. LAFC, yang sebelumnya mengalami kekecewaan setelah gagal dalam adu penalti 11-10 melawan Mazatlán, bermain dengan semangat tinggi di depan para pendukung mereka.

Sementara itu, Pachuca datang dengan percaya diri setelah menumbangkan San Diego FC 3-2 dalam laga sebelumnya.

Suasana di stadion terasa tegang ketika kedua tim mulai saling menyerang di awal babak pertama.

Para pemain LAFC menunjukkan permainan yang lebih agresif dalam melakukan tekanan, berusaha memanfaatkan dukungan dari suporter yang memenuhi stadion.

Di sisi lain, Los Tuzos bermain dengan baik terorganisir, mengandalkan serangan cepat dari pertahanan ke menyerang.

Gol pertama tercipta dari aksi individual yang menawan. Denis Bouanga, yang juga mencetak gol melawan Mazatlán sebelumnya, kembali menunjukkan ketajamannya di depan gawang.

Pemain berusia 30 tahun itu memanfaatkan kesalahan kecil dari pertahanan Pachuca untuk melakukan tembakan yang tak bisa dijangkau oleh kiper.

Stadion pun bergemuruh dengan sorakan ribuan suporter yang mengenakan kostum hitam-emas.

Namun, keunggulan LAFC tidak bertahan lama. Pachuca, yang terkenal dengan kemampuannya untuk bangkit, segera merespons dengan memanfaatkan kesalahan pertahanan LAFC.

Elias Montiel, gelandang muda berusia 19 tahun kembali menunjukkan kemampuannya dengan menyamakan skor. Gol fantastisnya membuat para penggemar tamu merayakan.

Babak kedua berlangsung dengan tingkat intensitas yang tidak kalah tinggi. Kedua tim tampak lebih hati-hati, tetapi tetap mencoba mencari peluang untuk mencetak gol kemenangan.

LAFC sempat mendapatkan beberapa kesempatan berharga, termasuk tendangan bebas yang hampir menghasilkan gol.

Namun, kiper Pachuca, Carlos Moreno, yang sebelumnya telah melakukan empat penyelamatan fantastis saat melawan San Diego FC, menunjukkan refleksnya yang luar biasa lagi.

Di sisi lain, Pachuca juga menunjukkan serangan. Jhonder Cádiz, penyerang tinggi yang memiliki postur 183 cm dan menjadi pencetak gol terbanyak Pachuca dengan dua gol, beberapa kali mengancam gawang LAFC dengan gerakan yang cerdas di dalam kotak penalti.

Namun, pertahanan LAFC yang diperkuat dengan rotasi pemain tetap kokoh hingga akhir waktu normal.

Ketika peluit babak kedua berbunyi, skor tetap 1-1. Ini berarti kedua tim harus menjalani adu penalti, sesuatu yang sudah tidak asing lagi bagi LAFC yang baru saja mengalami kekalahan dalam adu penalti sebelumnya.

Adu penalti kali ini berlangsung dengan hasil yang berbeda. LAFC, mungkin telah belajar dari pengalaman pahit sebelumnya, tampil lebih tenang dan fokus.

Keempat eksekutor penalti mereka berhasil menjalankan tugas dengan sangat baik, sedangkan Pachuca hanya mampu mencetak dua gol dari empat percobaan mereka.

Kemenangan 4-2 dalam adu penalti ini memberikan LAFC tiga poin penting dalam perjalanannya di Leagues Cup 2025.

Kemenangan ini sangat penting bagi LAFC, yang sebelumnya hanya mendapatkan satu poin dari laga pembuka melawan Mazatlán.

Dengan total empat poin (satu poin hasil imbang melawan Mazatlán ditambah tiga poin dari kemenangan melawan Pachuca), posisi mereka di tabel grup kini lebih baik untuk melanjutkan ke babak knockout.

Bagi Pachuca, kalah di laga ini pasti mengecewakan karena mereka datang dengan performa yang mengesankan di Liga MX Apertura 2025, di mana mereka menduduki posisi teratas dengan catatan sempurna, yaitu tiga kemenangan.

Namun, Los Tuzos masih punya peluang untuk memperbaiki posisi mereka dalam pertandingan terakhir di fase grup.

Laga ini kembali menunjukkan bahwa Leagues Cup 2025 dengan format barunya dapat menyajikan drama dan ketegangan yang tinggi.

Setiap pertandingan menjadi sangat penting, dan setiap detail kecil bisa mempengaruhi nasib tim dalam turnamen bergengsi ini yang mempertemukan klub-klub terbaik dari MLS dan Liga MX. ***


Editor : Ali Sodiqin
#LAFC vs Pachuca #Leagues Cup 2025