Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

The Hammers Tutup Premier League Summer Series dengan Kemenangan Telak atas Cherries

Bayu Shaputra • Senin, 4 Agustus 2025 | 18:35 WIB
Selebrasi Jarrod Bowen setelah mencetak gol ke gawang Bournemouth di Premier League Summer Series (4/8)
Selebrasi Jarrod Bowen setelah mencetak gol ke gawang Bournemouth di Premier League Summer Series (4/8)

RADARSITUBONDO.ID - Pertarungan terakhir Premier League Summer Series 2025 antara Bournemouth dan West Ham di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, berakhir dengan kemenangan meyakinkan bagi The Hammers atas The Cherries dengan skor 2-0.

Dalam pertandingan yang digelar Senin dini hari (4/8), West Ham sukses menyelesaikan rangkaian latihan pra-musim mereka dengan hasil yang memuaskan di hadapan penggemar yang memenuhi stadion Atlanta United FC tersebut.

Pertandingan dimulai dengan agresivitas tinggi dari kedua tim yang sama-sama mengincar kemenangan untuk menutup persiapan sebelum musim dengan hasil positif. Bournemouth menunjukkan dominasi di awal laga, mengatur permainan dan menciptakan beberapa peluang berbahaya meskipun belum ada yang berujung gol.

The Cherries, yang musim lalu menuntaskan kompetisi di peringkat ke-10 dengan 53 poin, tampak lebih terstruktur dalam membangun serangan dari tengah lapangan.

Peluang pertama bagi Bournemouth terjadi pada menit ke-35 ketika mereka hampir menyamakan kedudukan, tetapi gol yang tercipta dibatalkan karena posisi offside. Wasit Jaxon Smith dari Kanada memimpin pertandingan dengan tegas, memastikan permainan berlangsung dengan adil.

Momen penting terjadi pada menit ke-24 babak pertama saat Nicklas Füllkrug berhasil mencetak gol pertama untuk West Ham dengan penyelesaian yang menawan. Striker Jerman berusia 32 tahun ini memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan dengan sangat baik, mengarahkan bola ke sudut bawah gawang Mark Travers yang tidak berdaya. Gol ini mengubah alur permainan dan memberikan keuntungan psikologis bagi The Hammers.

Saat memasuki babak kedua, West Ham bermain dengan lebih tenang dan mampu mengatur tempo permainan dengan baik. Mereka berhasil menjaga keunggulan dan bahkan berusaha untuk menambah jarak gol.

Pelatih Graham Potter melakukan beberapa perubahan taktis untuk menjaga ritme permainan dan memberikan kesempatan kepada pemain cadangan untuk bermain menjelang dimulainya musim yang kompetitif.

Di sisi lain, Bournemouth di bawah kepelatihan Andoni Iraola berusaha untuk bangkit dengan menerapkan tekanan tinggi dan mencoba memanfaatkan sisi-sisi pertahanan West Ham. Namun, upaya mereka terhalang oleh organisasi pertahanan West Ham yang solid serta paduan serangan yang kurang tajam.

Gol kedua West Ham lahir di babak kedua melalui umpan silang yang berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Jarrod Bowen. Tim yang berasal dari London Timur ini mampu memanfaatkan ruang kosong yang ditinggalkan Bournemouth saat menyerang, mengubah kesempatan tersebut menjadi gol yang memastikan kemenangan 2-0.

West Ham menunjukkan penampilan mengesankan dengan menguasai aspek-aspek permainan yang penting. Edson Álvarez, gelandang berkewarganegaraan Meksiko, tampil luar biasa sebagai pengatur permainan The Hammers dengan kemampuan distribusi yang tepat dan tekanan yang efektif. Musim lalu, pemain berusia 26 tahun tersebut memberikan kontribusi dengan mencetak 6 gol dan 2 assist dalam 40 penampilan di semua ajang.

Lucas Paquetá juga membuktikan kemampuannya di level internasional dengan kontrol bola yang baik dan visi permainan yang tajam. Gelandang asal Brasil ini berperan penting dalam transisi dari bertahan ke menyerang, sekaligus memberikan stabilitas di lini tengah.

Dari pihak Bournemouth, Dominic Solanke berusaha keras menciptakan peluang bagi tim, namun mendapatkan penjagaan yang ketat dari barisan pertahanan West Ham yang dipimpin oleh Max Kilman dan Aaron Cresswell. Dango Ouattara, yang musim lalu mencetak 7 gol dalam 38 pertandingan, juga kesulitan menembus lini belakang The Hammers.

Pertandingan ini memberikan gambaran tentang bagaimana masing-masing tim bersiap menyongsong musim yang akan datang dan bisa menjadi indikator terkait kemampuan mereka di kompetisi yang akan datang.

Kemenangan ini memberi tambahan keyakinan bagi West Ham sebelum musim Premier League 2025-2026 dimulai. The Hammers, yang menempati urutan ke-14 dengan 43 poin musim lalu, kini berambisi untuk tampil lebih baik dan meraih kesempatan berkompetisi di Eropa.

Dengan tambahan beberapa pemain baru serta dipimpin oleh para pemain berpengalaman seperti Tomás Souček, Mohammed Kudus, dan Jarrod Bowen, West Ham merasa optimis dapat bersaing dengan klub-klub terbaik di Premier League. David Moyes terlihat senang dengan chemistry yang terbentuk antara pemain selama turnamen pra-musim ini.

Di sisi lain, Bournemouth perlu melakukan analisis mendalam terkait seberapa efektif serangan mereka. Meskipun mendominasi dalam beberapa fase permainan, The Cherries masih mengalami kesulitan untuk mengubah penguasaan bola menjadi gol. Andoni Iraola perlu mencari solusi yang tepat untuk memaksimalkan kemampuan skuatnya yang berbakat.

Premier League Summer Series 2025 berakhir dengan hasil positif bagi West Ham United yang sukses menutup persiapan pra-musim dengan kemenangan meyakinkan. Pertandingan di Mercedes-Benz Stadium ini menjadi momen yang ideal untuk menguji kesiapan kedua tim menjelang awal musim kompetitif dalam beberapa minggu mendatang.

The Hammers kini bisa melihat musim baru Premier League dengan penuh harapan, berbekal kepercayaan diri dari keberhasilan tour mereka di Amerika Serikat.


Editor : Ali Sodiqin
#Bournemouth vs West Ham #Premier League Summer Series