RADARSITUBONDO.ID - Inter Miami berhasil mengatasi tantangan sulit melawan Pumas UNAM dengan hasil akhir yang meyakinkan 3-1 di laga penentu fase grup Leagues Cup 2025.
Meskipun tanpa kapten sekaligus bintang mereka, Lionel Messi, yang mengalami cedera hamstring, The Herons menunjukkan kekuatan tim yang luar biasa untuk memastikan tempat di babak perempat final.
Pertandingan dimulai dengan kejutan saat Pumas UNAM berhasil mencetak gol lebih awal. Kejadian ini membuat sekitar 20. 000 penonton di Chase Stadium tertegun, karena Inter Miami membutuhkan kemenangan untuk lolos ke fase gugur. Namun, tim yang dilatih Javier Mascherano tidak menyerah dan segera bangkit dari keterpurukan.
Ketidakhadiran Messi menjadi fokus perhatian sebelum pertandingan dimulai. Kapten tim hanya bisa merayakan setiap gol dari sisi lapangan karena cedera hamstring yang didapatnya saat laga melawan Necaxa pada hari Sabtu.
Situasi ini memaksa Mascherano untuk merombak strategi dan mengandalkan pemain berpengalaman seperti Luis Suárez dan Rodrigo De Paul.
Luis Suárez, penyerang kawakan asal Uruguay, kembali menunjukkan kemampuannya sebagai pahlawan kemenangan. Suárez tak hanya mencetak gol melalui penalti, tetapi juga memberikan assist hebat untuk gol Tadeo Allende. Pengalamannya yang luas sangat berharga di momen-momen penting seperti ini.
Rodrigo De Paul, gelandang serang Argentina yang baru saja bergabung dengan Inter Miami, memberikan kontribusi yang berkesan dalam debutnya di Leagues Cup.
Meskipun baru pulih dari libur tanpa pramusim yang cukup, De Paul berhasil mencetak gol pertamanya untuk The Herons melawan Pumas, setelah sebelumnya memberikan dua assist saat melawan Necaxa.
Tadeo Allende, winger muda yang penuh semangat, menambah koleksi gol Inter Miami dengan penyelesaian yang cantik. Gerakannya yang aktif di sayap kiri berhasil membingungkan pertahanan Pumas yang tampak lelah di babak kedua.
Kemenangan ini semakin memperkokoh posisi Inter Miami di puncak grup dengan total delapan poin setelah mengalahkan Atlas dan Pumas dalam waktu normal, serta berebut hasil imbang melawan Necaxa sebelum menang 5-4 dalam adu penalti. Konsistensi permainan ini mencerminkan kematangan tim di bawah kepemimpinan Mascherano.
Format baru Leagues Cup yang mempertemukan klub-klub untuk berebut poin selama fase grup guna menentukan peringkat dalam tabel liga, dengan empat klub teratas dari Liga MX dan MLS yang akan melaju ke fase knockout, jelas meningkatkan intensitas di setiap pertandingan.
Seattle Sounders FC telah menjadi tim kedua di MLS setelah Miami yang berhasil mengamankan tempat di perempat final, dengan memperoleh kemenangan 2-1 melawan Tijuana, yang menunjukkan betapa kompetitifnya liga sepak bola di Amerika Serikat dalam turnamen ini.
Inter Miami kini melanjutkan langkah percaya diri mereka menuju babak knockout, mengulangi keberhasilan sebagai juara pertama Leagues Cup pada tahun 2023, setelah sebelumnya tersingkir di babak 16 besar oleh Columbus Crew pada tahun 2024.
Dengan tim yang semakin berkembang dan pengalaman yang didapat, The Herons bertekad untuk merebut kembali piala yang pernah mereka menangkan.
Sementara itu, Pumas harus mengakui kekalahan ini yang mengakhiri perjalanan mereka di kompetisi, setelah sebelumnya menunjukkan performa menarik di bagian awal turnamen.
Kemenangan ini bukan hanya membuka jalan menuju babak selanjutnya, tetapi juga menunjukkan bahwa Inter Miami telah bertransformasi menjadi tim yang tidak bergantung pada satu individu, meskipun keberadaan Messi tetap menjadi elemen krusial dalam ambisi besar mereka.
- Ikuti terus berita ter-update Radar Situbondo di Google News