RADARSITUBONDO.ID - Di tengah panorama hijau Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, ada sebuah arena olahraga yang menjadi kebanggaan baru bagi Sumatera Utara.
Stadion Utama Sumatera Utara, yang biasa disebut masyarakat setempat sebagai "SUSU", bukanlah bangunan biasa, melainkan sebuah wujud dari harapan besar untuk menyediakan fasilitas olahraga berstandar internasional di wilayah Melayu.
Sejarah panjang Stadion Utama Sumatera Utara dimulai jauh sebelum batu pertama diletakkan.
Gagasan untuk pembangunan stadion ini pertama kali muncul pada tahun 2019 oleh Gubernur Sumatera Utara yang ke-18, yang mencita-citakan sebuah arena olahraga modern yang dapat meningkatkan reputasi daerah. Namun, seperti banyak proyek besar lainnya, wujud nyata dari ide ini tidak mudah dicapai.
Momentum sejati tiba ketika Sumatera Utara dipilih sebagai salah satu tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI pada tahun 2024, bersama Provinsi Aceh.
Keputusan ini menjadi pendorong yang mengubah impian menjadi nyata. Pemerintah pusat, melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), mengambil alih tanggung jawab pembangunan pada tahun 2023.
Pembangunan Stadion Utama Sumatera Utara adalah sebuah karya arsitektur modern yang menyatukan fungsi dan keindahan.
Stadion ini dibangun di atas tanah seluas 48.420 meter persegi dengan luas bangunan total mencapai 27.452 meter persegi, dirancang khusus sebagai arena sepak bola tanpa lintasan atletik, suatu pendekatan yang jarang dijumpai di Indonesia.
Stadion ini mendapatkan momen spesial pertamanya pada 20 September 2024, saat menjadi tempat meriah untuk upacara penutupan PON XXI Aceh-Sumatera Utara.
Meskipun mampu menampung lebih dari 25 ribu orang, pada acara penutupan hanya ada 11.377 penonton yang hadir karena beberapa area digunakan untuk panggung dan peralatan teknis.
Puncak dari perjalanan ini terjadi pada 15 Oktober 2024, disaat Presiden Joko Widodo meresmikan stadion yang kini menjadi kebanggaan Sumatera Utara.
Dalam sambutannya, Presiden menyebut stadion ini sebagai fasilitas yang "sangat besar dan mewah," suatu pengakuan atas kualitas konstruksi yang telah dicapai.
Saat ini, Stadion Utama Sumatera Utara bukan hanya sekedar tempat olahraga, tetapi juga merupakan simbol kebangkitan olahraga di Sumatera Utara.
Dengan desain yang memungkinkan penonton lebih dekat dengan lapangan, setelah menghilangnya lintasan atletik, stadion ini memberikan pengalaman menonton yang lebih dekat dan mendebarkan.
Kehadiran stadion ini diharapkan bisa menjadi pendorong bagi perkembangan sepak bola di Sumatera Utara, khususnya dalam menghidupkan kembali kejayaan PSMS Medan.
Selain itu, stadion ini telah menjadi landmark baru yang tidak hanya membanggakan masyarakat Sumut, tetapi juga menjadi aset berharga bagi Indonesia di pentas olahraga regional dan internasional.
Stadion Utama Sumatera Utara menjadi bukti bahwa dengan visi yang jelas dan kolaborasi yang solid, Indonesia dapat menciptakan fasilitas olahraga berkelas dunia yang sebanding dengan negara-negara maju lainnya.
- Ikuti terus berita ter-update Radar Situbondo di Google News