RADARSITUBONDO.ID - Stadion Jan Breydelstadion menyaksikan salah satu comeback paling dramatis dalam sejarah kualifikasi Liga Champions.
Club Brugge berhasil membalikkan keadaan dari ketertinggalan 0-2 menjadi kemenangan 3-2 atas RB Salzburg pada leg kedua putaran ketiga kualifikasi UEFA Champions League 2025/26.
Pertandingan ini berlangsung Rabu dini hari (13/8) WIB dan memberikan hiburan luar biasa bagi lebih dari 29.000 penonton. Selain itu, tim asal Belgia ini melaju ke babak playoff dengan agregat akhir 4-2.
Sebelum pertandingan ini, Club Brugge berada dalam posisi yang menguntungkan setelah menang tipis 1-0 di leg pertama di Red Bull Arena, Salzburg, pada 6 Agustus lalu.
Gol tunggal dari Romeo Vermant di menit ke-74 leg pertama memberi mereka bekal berharga untuk melanjutkan langkah di kompetisi prestisius Eropa ini.
Berlawanan dengan harapan bahwa Club Brugge akan bermain tenang di kandang sendiri, pertandingan dimulai dengan kejutan besar dari tim tamu. RB Salzburg yang dilatih oleh Pepijn Lijnders bermain dengan semangat tinggi dan berhasil mengubah momentum agregat dalam babak pertama yang penuh ketegangan.
Gol pembuka Salzburg berkat Jacob Rasmussen di menit 18, sang bek berpengalaman, memanfaatkan umpan lambung dari tendangan bebas, lalu menyundul ke arah kanan gawang Club Brugge.
Edmund Baidoo jadi sorotan utama dengan penampilan cemerlangnya di lini depan Salzburg. Pemain 20 tahun asal Ghana ini menambah skor di menit ke-42 dengan gol yang menakjubkan.
Memasuki babak kedua, suasana di Jan Breydelstadion sangat tegang. Club Brugge kini tertinggal 1-2 dalam agregat dan memerlukan minimal dua gol untuk lolos tanpa harus melalui tambahan waktu.
Pelatih Nicky Hayen segera mengganti beberapa pemain dengan pemain segar, termasuk winger muda Hans Vanaken yang memberi perubahan pada serangan.
Gol pertama Club Brugge akhirnya tercipta di menit ke-61. Tendangan setengah voli yang dieksekusi sempurna oleh Joaquin Seys.
Gol ini tidak hanya mengurangi defisit tetapi juga memberi semangat luar biasa bagi seluruh tim dan pendukung yang hadir.
Momentum berpihak kepada tuan rumah, dan penyamaan terjadi di menit ke-83. Carlos Forbs, memanfaatkan kesalahan lini belakang Salzburg. Bola yang berhasil ia rebut dimanfaatkan dengan baik untuk menjeblos gawang Salzburg.
Ketika pertandingan mendekati 10 menit terakhir, intensitas permainan meningkat. Kedua tim tahu bahwa satu gol lagi bisa menentukan hasil mereka dalam kompetisi ini.
RB Salzburg berusaha menjaga hasil imbang untuk lolos berkat keunggulan gol tandang, sementara Club Brugge terus berupaya mencari gol penentu. Di menit 90+4 Hans Vanaken menutup kemenangan bagi Club Brugge dengan tendangan kerasnya di kotak pinalti.
Kapten Club Brugge, Hans Vanaken, yang baru masuk sebagai substitute di babak kedua, maju untuk mengambil penalti.
Dengan ketenangan seorang veteran, pemain berusia 31 tahun itu berhasil mengecoh kiper Janis Blaswich dengan tendangan ke sudut kanan bawah gawang. Gol ini tidak hanya memberikan kemenangan bagi Club Brugge, tetapi juga memastikan mereka lolos ke babak playoff Liga Champions.
Dengan hasil ini, Club Brugge akan menghadapi babak playoff yang dijadwalkan pada 19-20 Agustus dan 26-27 Agustus mendatang.
Sebagai tim unggulan berkat kemenangan agregat yang meyakinkan, mereka berpeluang bermain di leg kedua sebagai tuan rumah.
Sementara itu, RB Salzburg harus puas melanjutkan perjuangan di UEFA Europa League, kompetisi tingkat kedua Eropa.
Pertandingan yang spektakuler ini sekali lagi menunjukkan bahwa sepak bola penuh kejutan dan drama yang tidak terduga, di mana semangat untuk tidak menyerah bisa mengubah segalanya dalam hitungan menit.
- Ikuti terus berita ter-update Radar Situbondo di Google News