RADARSITUBONDO.ID - Stamford Bridge yang biasanya menyaksikan keberhasilan Chelsea, kemarin malam (17/8) justru melihat kekecewaan The Blues.
Tim yang dilatih oleh Enzo Maresca harus puas bermain imbang 0-0 melawan Crystal Palace di laga pembuka Premier League 2025/2026. Hasil ini pastinya mengecewakan penggemar Chelsea yang datang ke stadion legendaris di West London tersebut.
Sejak peluit dibunyikan, Chelsea langsung menunjukkan dominasinya. The Blues mengontrol bola dan terus menyerang pertahanan rapi dari The Eagles. Namun, setiap serangan yang dilakukan oleh tim Maresca seolah terhalang oleh dinding kokoh bernama Dean Henderson yang berdiri tegak di gawang Palace.
Di sisi lain, Palace yang dilatih oleh Oliver Glasner tampil dengan strategi serangan balik yang baik. Ismaïla Sarr dan Eberechi Eze sering memberikan ancaman melalui serangan cepat, tetapi pertahanan Chelsea yang dipimpin Josh Acheampong masih dapat diandalkan.
Peluang terakhir Chelsea muncul di masa injury time ketika Andrey Santos hampir mencetak gol kemenangan. Sayangnya, tendangan Andrey melambung keatas gawang. Peluit panjang yang dibunyikan mengakhiri penderitaan The Blues yang harus puas dengan satu poin di pertandingan perdana.
Hasil ini jelas menjadi pukulan berat bagi Chelsea yang memiliki target untuk finis di posisi empat besar musim ini. Investasi besar di bursa transfer musim panas seharusnya memberikan hasil yang baik, tetapi kenyataannya berbeda. Maresca perlu segera menemukan cara terbaik untuk memaksimalkan potensi skuad yang penuh bintang ini.
Sementara itu, Crystal Palace patut berbangga dengan pencapaian mereka. Bermain di stadion tim besar seperti Chelsea dan sukses meraih satu poin adalah awal yang baik untuk memulai musim. Glasner terbukti berhasil membangun semangat juang yang tinggi di timnya.
- Ikuti terus berita ter-update Radar Situbondo di Google News