RADARSITUBONDO.ID - Dalam laga leg pertama playoff Liga Champions UEFA, Basel imbang 1-1 melawan FC Copenhagen di Stadion St. Jakob-Park pada Kamis (21/8).
Hasil ini membuka peluang bagi kedua tim menjelang leg kedua di Denmark pekan depan.
Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi dari kedua tim yang menyadari pentingnya hasil positif. Basel tampil lebih agresif dengan dukungan ribuan suporter di St. Jakob-Park.
Copenhagen, dengan permainan kolektif, juga menciptakan beberapa peluang melalui serangan balik. Kedua tim saling menyerang tanpa gol di 15 menit pertama.
Gol pertama tercipta di menit 14 ketika Basel hadiahi tendangan pinalti. Tendangan Xherdan Shaqiri berhasil membuat Basel unggul atas Copenhagen.
Menjelang akhir babak pertama Copenhagen berhasil menyamakan kedudukan lewat umpan lambung yang dimanfaatkan oleh Gabriel Pereira. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem, Belasan Perahu Nelayan di Situbondo Rusak, Ada Korban?
Dibabak kedua, dua kesebelasan saling melancarkan serangan berbahaya. Di menit 82 Jonas Adjetey diganjar kartu merah oleh wasit karena dianggap menghentikan laju pemain Copenhagen yang hendak counter attack. Skor imbang bertahan hingga wasit meniup peluit akhir pertandingan.
Copenhagen unggul penguasaan bola 55% berbanding 45% untuk Basel. Namun, Basel lebih produktif dengan 6 upaya ke gawang dibandingkan 4 untuk Copenhagen.
Kedua tim mendapat 3 kartu kuning. Copenhagen mencatat akurasi passing 87%, sementara Basel 85%.
Hasil imbang ini membuat leg kedua di Stadion Parken, Copenhagen, terbuka lebar. Basel kecewa tidak memanfaatkan keunggulan kandang, tetapi masih punya peluang besar dengan gol tandang.
Copenhagen puas dengan penampilan mereka di markas Basel dan berhasil mencetak gol penting. Leg kedua pada 27 Agustus diprediksi akan sama sengit, dengan Copenhagen diuntungkan bermain di kandang.
Kedua pelatih menunjukkan kecerdasan taktik dengan melakukan perubahan strategis selama pertandingan. Basel menggunakan formasi 4-2-3-1 untuk memberikan tekanan di sayap, sedangkan Copenhagen memilih 4-2-3-1 untuk stabilitas di lini tengah.
Ikuti terus berita ter-update Radar Situbondo di Google News
Editor : Ali Sodiqin