Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Anggaran Rp16 Miliar Disetujui DPR: Bagaimana TVRI Mengamankan Hak Siar Piala Dunia 2026?

Bayu Shaputra • Kamis, 2 Oktober 2025 | 15:27 WIB
TVRI Dikabarkan Jadi Pemegang Hak Siar Piala Dunia 2026.
TVRI Dikabarkan Jadi Pemegang Hak Siar Piala Dunia 2026.

RADARSITUBONDO.ID - Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) resmi menjadi pemegang hak siar FIFA Piala Dunia 2026 setelah vakum selama 27 tahun dari ajang sepak bola paling bergengsi di planet ini.

Pencapaian bersejarah ini merupakan hasil dari skema penugasan pemerintah yang mendapat dukungan kuat dari parlemen dan aspirasi masyarakat luas.

Proses perolehan hak siar ini dimulai dengan mekanisme penugasan dari pemerintah Indonesia kepada TVRI sebagai televisi publik.

Berbeda dengan tender terbuka, pemerintah menunjuk langsung TVRI untuk mewakili kepentingan nasional dalam menyediakan akses gratis bagi seluruh rakyat Indonesia terhadap turnamen sepak bola paling dinanti ini.

Keputusan ini sejalan dengan aspirasi agar masyarakat dapat menikmati pertandingan tanpa harus berlangganan layanan berbayar.

Dukungan dari Komisi VII DPR RI menjadi kunci penting dalam proses ini. Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief, secara terbuka menyambut baik rencana penugasan TVRI dan menegaskan komitmen parlemen untuk mendukung televisi publik menyediakan tontonan olahraga bergengsi bagi masyarakat luas.

Komitmen ini terwujud melalui persetujuan anggaran sebesar Rp16 miliar yang dialokasikan khusus untuk pembelian hak siar turnamen tersebut.

Direktur Utama TVRI, Imam Wahyudi, mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan perjalanan ke Swiss untuk melakukan kesepakatan langsung dengan FIFA.

Langkah diplomatik ini menunjukkan keseriusan TVRI dalam mengamankan hak siar dan memastikan semua aspek teknis maupun legal terpenuhi dengan baik.

TVRI akan menyiarkan seluruh 80 pertandingan Piala Dunia 2026 secara gratis, yang akan berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli 2026.

Turnamen kali ini istimewa karena untuk pertama kalinya melibatkan 48 tim peserta, meningkat dari format 32 tim sebelumnya. Indonesia sendiri masih memiliki peluang untuk lolos ke putaran final, menambah antusiasme masyarakat terhadap event ini.

Meskipun telah resmi menjadi pemegang hak siar, DPR RI melalui Komisi VII mengingatkan TVRI untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat. Hendry Munief menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur pemancar, studio, dan teknologi penyiaran, terutama untuk menjangkau daerah pedalaman dan pulau-pulau terluar.

Hal ini krusial agar seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya di perkotaan, dapat menikmati siaran berkualitas tinggi.

Kehadiran TVRI sebagai pemegang hak siar juga memberikan keleluasaan bagi masyarakat untuk menggelar acara nonton bareng tanpa kekhawatiran soal pelanggaran hak siar.

Ini menjadi kabar gembira terutama bagi komunitas suporter dan penggemar sepak bola yang kerap mengadakan nobar sebagai bagian dari budaya menonton bersama.

Dengan penugasan ini, TVRI tidak hanya mengemban misi penyiaran, tetapi juga tanggung jawab besar untuk memastikan setiap warga negara Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dapat merasakan euforia Piala Dunia 2026 tanpa hambatan finansial atau geografis. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#TVRI pegang hak siar piala dunia