RADARSITUBONDO.ID - Pertandingan seru Liga Champions UEFA 2025/26 antara Club Brugge dan Barcelona yang berlangsung di Stadion Jan Breydel, Bruges, pada Rabu (6/11/2025) dini hari WIB, berakhir dengan skor yang mengejutkan, yaitu 3-3.
Laga ini dipenuhi oleh drama dan pertukaran gol yang menegangkan, di mana Barcelona harus berjuang keras untuk mengejar ketertinggalan tiga kali.
Baca Juga: Filipina Berduka, Topan Kalmaegi Tewaskan Puluhan Orang, Helikopter Penyelamat Jatuh
Club Brugge memulai pertandingan dengan sangat baik. Nicolo Tresoldi mencetak gol pertama dalam enam menit awal lewat tembakan kaki kanannya dari dalam kotak penalti setelah mendapatkan umpan dari Carlos Forbs.
Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama karena hanya dua menit kemudian, Ferran Torres menyamakan skor berkat umpan dari Fermín López yang datang dari sisi kanan.
Carlos Forbs kemudian menjadi bintang di lapangan dengan mencetak dua gol. Penyerang dari Brugge itu mencetak gol pertamanya menggunakan kaki kirinya ke sudut bawah setelah diumpan oleh Christos Tzolis, lalu mencetak gol keduanya dari umpan terobosan Hans Vanaken yang ia selesaikan dengan baik ke sudut kanan bawah.
Baca Juga: Segera Tayang! Agak Laen: Menyala Pantiku Hadir dengan Cerita Baru di Bioskop
Pemain muda berbakat dari Barcelona, Lamine Yamal, membuktikan kemampuannya dengan mencetak gol menggunakan kaki kirinya dari tengah kotak penalti setelah menerima umpan dari Fermín López.
Skor 3-3 tercipta karena gol bunuh diri Christos Tzolis yang memberikan kesempatan bagi Barcelona untuk menyamakan posisi.
Baca Juga: Rayakan Hari Ayah Nasional 2025! Rekomendasi Kado Bermakna dari Budget Hemat hingga Premium
Momen menegangkan terjadi pada injury time saat Romeo Vermant berhasil mencetak gol dari jarak dekat, tetapi wasit Anthony Taylor membatalkan gol tersebut setelah menggunakan VAR, karena ada pelanggaran terhadap kiper Wojciech Szczesny.
Dengan hasil imbang ini, Barcelona berada di posisi ke-11 klasemen dengan tujuh poin, sementara Club Brugge ada di posisi ke-22 dengan empat poin, yang membuat persaingan untuk mencapai fase knockout tetap terbuka lebar.
Editor : Ali Sodiqin