RADARSITUBONDO.ID - Banyak orang ingin tahu apakah berolahraga sekali dalam seminggu sudah cukup efektif untuk menjaga kesehatan. Jawabannya: kurang ideal.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan setidaknya 150 menit aktivitas fisik dengan intensitas sedang setiap minggunya, atau 75 menit untuk kegiatan yang lebih intens. Sebaiknya, aktivitas fisik dilakukan dalam beberapa sesi, bukan hanya pada satu hari dalam seminggu.
Olahraga sekali seminggu memang lebih baik dibanding tidak sama sekali. Namun, rutinitas ini memiliki kelemahan yang signifikan.
Tubuh membutuhkan rangsangan yang teratur untuk meningkatkan daya tahan jantung, kekuatan otot, dan fleksibilitas.
Jeda yang terlalu lama antar sesi latihan membuat tubuh kembali ke kondisi semula, sehingga kemajuan dalam kesehatan akan lambat.
Risiko cedera juga bisa meningkat ketika seseorang hanya berolahraga dengan intensitas tinggi di akhir pekan setelah tidak aktif selama enam hari. Otot dan sendi yang tidak terbiasa bergerak berisiko mengalami ketegangan atau keseleo.
Para ahli merekomendasikan agar aktivitas fisik dilakukan minimal tiga hingga lima kali dalam seminggu dengan durasi 30-60 menit untuk setiap sesi.
Pendekatan ini lebih efektif dalam menjaga metabolisme aktif, serta mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, dan obesitas.
Jika waktu terbatas, alangkah baiknya menggabungkan aktivitas ringan seperti berjalan kaki selama 10 menit setiap hari dengan sesi latihan yang lebih intensif di akhir pekan. Konsistensi meski sedikit tetap lebih menguntungkan bagi kesehatan dalam jangka panjang.
Editor : Ali Sodiqin