RADARSITUBONDO.ID - Stadion Parken akan menjadi saksi pertandingan penting Kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C ketika Denmark menjamu Belarus pada Minggu dini hari (16/11) pukul 02.45 WIB.
Pertarungan ini sangat penting bagi tim tuan rumah yang sedang berusaha mendapatkan tiket otomatis ke turnamen empat tahunan tersebut.
Saat ini, Denmark berada di posisi teratas klasemen Grup C dengan 10 poin dari empat pertandingan, sehingga mereka telah mencetak 12 gol dan hanya kebobolan sekali.
Posisi mereka sedikit terancam karena selisih gol menjadi faktor pembeda dengan Skotlandia yang juga mengumpulkan jumlah poin yang sama.
Baca Juga: Drama Injury Time! Gol Bobček di Menit 91 Bawa Slovakia Kalahkan Irlandia Utara 1-0
Tim yang dilatih Brian Riemer sedang dalam performa yang bagus. Mereka belum pernah kalah dalam enam laga terakhir dengan rincian lima kemenangan dan satu hasil imbang.
Kinerja mereka di markas sendiri pun sangat memuaskan, dengan hanya satu kekalahan dari 17 pertandingan di Parken sejak Piala Dunia sebelumnya.
Di sisi lain, Belarus sudah tidak memiliki peluang lagi untuk mendapatkan tiket ke Piala Dunia. Mereka termasuk dalam kelompok enam negara Eropa yang belum mendapatkan poin, dan sudah pasti berada di posisi paling bawah Grup C.
Pada pertemuan pertama bulan Oktober lalu, Denmark berhasil mengalahkan Belarus dengan telak 6-0, dengan gol yang dicetak oleh Froholdt, Hojlund (dua gol), Dorgu (dua gol), serta Dreyer.
Baca Juga: DJI Osmo Action 6 Resmi Rilis: Kamera Aksi Pertama dengan Aperture Variabel di Dunia!
Denmark sangat membutuhkan kemenangan besar untuk menjaga selisih gol sebelum mereka bertandang ke Glasgow untuk menghadapi Skotlandia pada pertandingan terakhir.
Mengingat kualitas skuad kedua tim yang hampir setara, selisih gol dapat menjadi penentu siapa yang akan lolos secara otomatis.
Belarus diprediksi akan menghadapi kesulitan lagi. Tanpa keuntungan bermain di kandang dan dengan skuad yang terbatas, mereka berpotensi kembali mengalami kekalahan besar untuk kedua kalinya musim ini dari tim Dinamit Denmark.
Editor : Ali Sodiqin