RADARSITUBONDO.ID - Malam ini, Rabu pukul 02.45 WIB, Skotlandia akan bertanding melawan Denmark di Stadion Hampden Park. Ini adalah pertandingan penting untuk kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa Grup C.
Bagi tim yang dilatih Steve Clarke, ini adalah kesempatan untuk mengakhiri penantian 28 tahun tidak mengikuti turnamen sepak bola paling prestisius di dunia.
Saat ini, situasi Grup C sangat seru. Denmark ada di posisi teratas dengan satu poin lebih banyak daripada Skotlandia. Untuk bisa lolos otomatis ke Piala Dunia 2026, Skotlandia harus menang.
Sementara itu, Denmark hanya perlu hasil imbang untuk memastikan mereka mendapatkan tiket ke Amerika Utara. Yunani, yang ada di posisi ketiga, terpaut empat poin dari Skotlandia, jadi kedua tim sudah pasti akan tampil di babak playoff.
Baca Juga: DBHCHT Digelontorkan, Ekonomi Warga Situbondo Dipacu Ngebut Lewat Industri Rokok dan UMKM
Kedua tim mengalami beberapa halangan dalam persiapannya. Skotlandia tidak bisa menurunkan Billy Gilmour yang cedera, sedangkan kiper berpengalaman Craig Gordon yang berusia 42 tahun akan kembali menjaga gawang setelah bertanding melawan Yunani.
Di sisi Denmark, pelatih Brian Riemer menghadapi masalah karena beberapa pemain terkena virus. Rasmus Højlund dan Joachim Andersen tidak bisa bermain saat melawan Belarus karena sakit.
Baca Juga: Duel Hidup-Mati! Jerman vs Slowakia Berebut Tiket Otomatis ke Piala Dunia 2026
Statistik menunjukkan bahwa Skotlandia lebih unggul dalam pertemuan terakhir dengan Denmark. Selama dua puluh tahun terakhir, The Tartan Army mencatat tiga kemenangan dan satu kekalahan.
Pertandingan pertama Grup C antara kedua tim di Kopenhagen berakhir tanpa gol, 0-0. Supercomputer dari Opta memprediksi kemungkinan kemenangan untuk Denmark sebesar 44,9%, Skotlandia 30,2%, dan hasil imbang 24,9%.
Wasit dari Polandia, Szymon Marciniak, akan memimpin pertandingan ini yang akan disiarkan oleh BBC Two. Dukungan penuh dari penonton di Hampden Park diharapkan dapat membantu Skotlandia mewujudkan impian mereka sejak terakhir kali tampil di Piala Dunia 1998 di Prancis.
Editor : Ali Sodiqin