RADARSITUBONDO.ID - Pertandingan terakhir Grup C untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa mempertemukan tim Belarus dan Yunani pada Rabu (19/11) pukul 02.45 WIB, di ZTE Arena, Hungaria. Meskipun kedua tim sudah tidak bisa lagi masuk ke putaran final, mereka tetap bersemangat untuk mengakhiri pertandingan dengan kemenangan.
Belarus datang dengan kepercayaan diri yang cukup tinggi setelah mereka berhasil imbang 2-2 melawan Denmark di pertandingan sebelumnya. Hasil ini membuat mereka tidak kalah dalam beberapa pertandingan yang lalu.
Gol-gol penting dari Valeriy Gromyko dan Nikita Demchenko menunjukkan bahwa tim yang dilatih oleh Carlos Alos punya kemampuan di depan. Strategi serangan cepat yang diterapkan oleh pelatih asal Spanyol itu mulai terlihat hasilnya, terutama dengan adanya pemain muda berbakat bernama Ruslan Lisakovich.
Baca Juga: DBHCHT Digelontorkan, Ekonomi Warga Situbondo Dipacu Ngebut Lewat Industri Rokok dan UMKM
Namun, Belarus harus menghadapi tantangan yang tidak mudah. Secara sejarah, mereka selalu kesulitan saat bermain melawan Yunani. Pertandingan terakhir antara kedua tim pada September 2025 berakhir dengan skor 5-1 untuk Yunani.
Di pertandingan itu, tim tamu tampak tak mampu menghadapi serangan dari barisan depan Yunani yang sangat produktif dalam mencetak gol.
Di sisi lain, Yunani juga menunjukkan kinerja yang baik dengan mengalahkan Skotlandia 3-2 dalam pertandingan terakhir. Konstantinos Karetsas, Tasos Bakasetas, dan Christos Tzolis bermain dengan sangat baik meskipun bermain dengan sepuluh orang setelah Bakasetas mendapat kartu merah. Sayangnya, kapten tim mereka tidak bisa bermain melawan Belarus karena harus menjalani skorsing.
Baca Juga: Belanda Tinggal Selangkah Lagi ke Piala Dunia 2026, Lituania Jadi Batu Ujian Terakhir
Kehilangan Bakasetas bisa menjadi peluang bagi Belarus untuk memanfaatkan kekurangan di tengah tim Yunani. Meskipun begitu, Yunani masih memiliki pemain hebat lainnya seperti Charalampos Kostoulas yang sedang bermain bagus.
Formasi 4-3-3 yang diterapkan pelatih Ivan Jovanovic terbukti berhasil memanfaatkan potensi pemain muda yang berbakat.
Diprediksi pertandingan ini akan sangat ketat. Belarus ingin membuktikan bahwa hasil imbang melawan Denmark bukan sebuah kebetulan, sementara Yunani bertekad untuk menyelesaikan kualifikasi dengan hasil yang positif.
Mempertimbangkan catatan pertemuan sebelumnya dan kualitas tim, Yunani sedikit lebih diunggulkan meskipun Belarus memiliki semangat tinggi untuk membalas.
Prediksi Skor: Belarus 1-2 Yunani
Editor : Ali Sodiqin