RADARSITUBONDO.ID - Pemerintah Australia mengadakan hari berkabung nasional dengan mengibarkan bendera setengah tiang di seluruh negara setelah terjadinya penembakan massal di Pantai Bondi, Sydney, yang mengakibatkan sedikitnya 15 orang meninggal dan 29 lainnya terluka.
Perdana Menteri Anthony Albanese mengumumkan kebijakan ini pada Senin (15/12), sebagai bentuk penghormatan kepada para korban.
Bendera setengah tiang akan dipasang di gedung-gedung pemerintah untuk mengenang orang-orang yang meninggal dan terluka dalam kejadian ini.
Baca Juga: Dua Tentara AS dan Warga Sipil Tewas dalam Serangan ISIS di Suriah
Penembakan terjadi pada sore hari Minggu, 14 Desember, ketika dua orang bersenjata melakukan serangan di area pantai.
Kejadian ini terjadi pada hari pertama perayaan Hanukkah, sebuah hari raya untuk umat Yahudi. Albanese menyebut peristiwa ini sebagai tindakan teror yang sangat mengerikan dan tindakan anti-Yahudi yang sangat jahat.
Baca Juga: Sabar/Reza Raih Emas Ganda Putra SEA Games 2025 Usai Tundukkan Chia/Soh
Dari kedua pelaku, satu orang meninggal dan yang lainnya dalam keadaan kritis. Para korban yang terluka sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan secepatnya.
Polisi New South Wales melakukan penggerebekan di Bonnyrigg, yang berjarak sekitar 27 kilometer dari barat daya Sydney, sebagai bagian dari proses penyidikan.
Baca Juga: Mantan Pemain Persib Bawa Malut United Kalahkan Maung Bandung
Albanese menyatakan bahwa kepolisian serta lembaga terkait sedang mencari tahu siapa yang bertanggung jawab atas serangan teror tersebut.
Pihak berwenang berjanji akan memberikan informasi terbaru dan akurat seiring dengan perkembangan penyidikan.
Editor : Ali Sodiqin