RADARSITUBONDO.ID - Nasib kurang beruntung kembali menghampiri pivot andalan Timnas Futsal Indonesia, Evan Soumilena, dalam perhelatan Piala Asia Futsal 2026.
Pemain Fafage Banua itu dipastikan tak masuk skuad akhir setelah masih berkutat dengan cedera lutut yang mengharuskannya menjalani operasi meniskus.
Asisten pelatih Timnas Futsal Indonesia, Amril Daulay, memastikan nama Evan tidak tercantum dalam daftar 19 pemain yang mengikuti pemusatan latihan nasional di GOR POPKI Cibubur. Keputusan tersebut diambil usai melalui evaluasi menyeluruh bersama tim pelatih dan medis.
“Dia sebenarnya masuk long list. Tapi kondisinya masih dalam tahap pemulihan. Kami memilih memikirkan jangka panjang. Kalau dipaksakan bermain, risikonya cedera bisa kambuh. Ini demi kebaikan pemain juga,” ujar Amril saat ditemui di sela latihan.
Baca Juga: Hitung Mundur! Berapa Hari Lagi Menuju Puasa Ramadan 2026?
Cedera meniskus sendiri merupakan masalah serius pada lutut yang melibatkan bantalan tulang rawan berbentuk huruf C.
Proses pemulihannya tak singkat dan bisa memakan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan, tergantung tingkat cedera yang dialami.
Absennya Evan jelas menjadi kehilangan besar bagi Timnas Futsal Indonesia yang berstatus tuan rumah. Pelatih kepala Hector Souto mengakui timnya harus kehilangan dua sosok krusial di sektor ofensif, yakni Evan Soumilena dan Muhammad Syaifullah. “Mereka pemain yang sangat penting dalam skema serangan kami,” kata pelatih asal Spanyol tersebut.
Situasi ini pun terasa ironis bagi Evan. Pasalnya, cedera kembali membuatnya absen di turnamen besar, setelah sebelumnya juga gagal tampil di Piala Asia Futsal 2022 di Kuwait dengan alasan serupa.
Baca Juga: Niat Santai Minum Es Degan, Uang Rp130 Juta Warga Banyuputih Dicuri Maling
Pada laga pembuka Indonesia kontra Korea Selatan di Indonesia Arena, Evan terlihat hadir langsung memberikan dukungan. Namun, ia harus menyaksikan dari tribun dengan kondisi berjalan terpincang menggunakan kruk.
Meski demikian, Souto memilih untuk tetap menatap turnamen dengan optimisme. “Ini bagian dari olahraga. Kompetisi akan terus berjalan dan ini bisa menjadi kesempatan bagi pemain lain untuk muncul,” ujarnya.
Amril Daulay menambahkan, pintu Timnas Futsal Indonesia tetap terbuka bagi Evan begitu kondisinya benar-benar pulih. Untuk saat ini, prioritas utama adalah memastikan sang pemain kembali dalam kondisi terbaik demi keberlangsungan kariernya.
Timnas Futsal Indonesia sendiri tergabung di Grup A bersama Irak, Kirgizstan, dan Korea Selatan dalam turnamen yang berlangsung pada 27 Januari hingga 7 Februari 2026, dengan venue Indonesia Arena dan Jakarta International Velodrome.
Editor : Ali Sodiqin