RADARSITUBONDO.ID - Insiden serius terjadi dalam laga Cremonese kontra Inter Milan di Stadion Giovanni Zini, Senin (2/2/2026) dini hari WIB. Seorang suporter Inter Milan dilaporkan kehilangan tiga jari tangan akibat ledakan flare yang dipegangnya sendiri di tribun penonton.
Kejadian bermula pada menit ke-48, tepat saat babak kedua dimulai. Sebuah flare dilempar ke area dekat kotak penalti Cremonese dan meledak di sekitar posisi kiper Emil Audero Mulyadi. Ledakan disertai asap tebal dan suara keras itu memaksa wasit menghentikan pertandingan sementara selama kurang lebih tiga menit.
Baca Juga: Anggaran Pascabencana Banjir Bandang Situbondo Masih Abu-abu, Sekda Tak Berani Sebut Angka
Audero yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia sempat terjatuh akibat insiden tersebut. Ia mengalami luka bakar ringan di bagian kaki serta gangguan pendengaran sementara, namun dinyatakan masih mampu melanjutkan pertandingan.
Tak lama berselang, ledakan lain kembali terdengar, kali ini berasal dari tribun pendukung Inter Milan. Media Italia La Gazzetta dello Sport dan Corriere della Sera mengungkapkan bahwa pelaku akhirnya teridentifikasi setelah datang ke rumah sakit di Cremona dengan kondisi tangan parah. Flare kedua yang hendak dilempar dilaporkan meledak di tangannya, mengakibatkan tiga jari terputus.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Tak Kunjung Reda, BPBD Situbondo Tetapkan Siaga Bencana hingga Maret
Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, mengecam keras tindakan tersebut. Ia juga memberikan apresiasi atas profesionalisme Audero yang tetap bermain meski sempat menjadi korban. Marotta menegaskan pihak berwenang tengah melakukan penyelidikan dan pelaku akan dimintai pertanggungjawaban hukum.
Akibat insiden ini, Inter Milan terancam sanksi dari otoritas Serie A, termasuk kemungkinan larangan kehadiran suporter pada laga tandang. Pelaku yang diketahui bukan bagian dari kelompok suporter resmi saat ini berada dalam pengawasan polisi dan akan ditangkap setelah kondisi kesehatannya memungkinkan. Ia juga dipastikan dilarang masuk stadion.
Pertandingan sendiri berakhir dengan kemenangan Inter Milan 2-0 lewat gol Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski. Namun, hasil tersebut tercoreng oleh aksi berbahaya yang mengancam keselamatan pemain di lapangan.
Editor : Ali Sodiqin