RADARSITUBONDO.ID - Jagat sepak bola Arab Saudi diguncang transfer sensasional Karim Benzema pada penutupan bursa transfer Januari 2026. Striker senior asal Prancis itu resmi meninggalkan Al Ittihad dan berlabuh ke rival langsung, Al Hilal, sebuah keputusan yang memicu reaksi keras dari Cristiano Ronaldo.
Kepindahan Benzema disebut membuat Ronaldo merasa Al Nassr tidak diperlakukan setara. Kapten timnas Portugal tersebut dikabarkan kecewa terhadap Public Investment Fund (PIF) yang dinilainya lebih memprioritaskan penguatan Al Hilal ketimbang klub yang ia bela.
Baca Juga: Anggaran Pascabencana Banjir Bandang Situbondo Masih Abu-abu, Sekda Tak Berani Sebut Angka
Benzema, yang kini berusia 38 tahun, memilih hengkang setelah menolak tawaran perpanjangan kontrak dari Al Ittihad. Ia merasa proposal yang diajukan tidak mencerminkan penghargaan terhadap status dan kontribusinya, terlebih karena terdapat klausul yang mengharuskannya bermain tanpa bayaran. Mantan penyerang Real Madrid itu akhirnya sepakat menandatangani kontrak bersama Al Hilal hingga 2027.
Situasi ini berdampak langsung pada Ronaldo. Penyerang berusia 40 tahun tersebut dilaporkan enggan tampil dalam laga Al Nassr pada Senin sebagai bentuk kekecewaan. Ia menilai PIF tidak memberikan dukungan investasi yang sepadan bagi Al Nassr, sementara pesaing utama justru semakin diperkuat.
Kompleksitas persoalan bertambah karena PIF memang berperan sebagai pengelola kontrak sejumlah pemain bintang di beberapa klub elite Saudi, termasuk Al Hilal, Al Ittihad, dan Al Nassr. Saat ini, Al Hilal memimpin klasemen liga dengan keunggulan satu poin atas Al Nassr setelah 19 pertandingan.
Ronaldo disebut menganggap transfer Benzema berpotensi merusak keseimbangan dan persaingan sehat di Liga Arab Saudi. Sejak bergabung dengan Al Nassr pada 2022 usai meninggalkan Manchester United, Ronaldo belum sekalipun meraih gelar liga, meski catatan individunya impresif dengan 111 gol dari 127 laga. Sebaliknya, Benzema sukses membawa Al Ittihad meraih gelar liga dan Piala Raja pada musim sebelumnya.
Al Hilal sendiri dikenal sebagai klub tersukses di Saudi Arabia dengan koleksi 21 gelar liga dan empat trofi Kejuaraan Asia. Di bawah arahan Simone Inzaghi, kehadiran Benzema diyakini kian memperbesar ancaman terhadap ambisi Ronaldo untuk akhirnya mengangkat trofi liga.
Transfer ini sekaligus menyoroti dinamika dan ketegangan internal dalam tata kelola sepak bola Saudi yang berada di bawah satu payung organisasi, di mana kepentingan antar klub kerap beririsan dan menimbulkan polemik.
Editor : Ali Sodiqin