RADARSITUBONDO.ID - Ajang Olimpiade Musim Dingin ke-25 resmi dimulai pada 6 Februari 2026 di Italia. Perhelatan olahraga musim dingin paling prestisius di dunia itu sekaligus menandai kembalinya Olimpiade Musim Dingin ke Eropa setelah terakhir kali digelar di Sochi, Rusia, pada 2014. Olimpiade Milano–Cortina 2026 akan berlangsung hingga 22 Februari, dengan dua kota tuan rumah utama, yakni Milan dan Cortina d’Ampezzo.
Milan tampil sebagai pusat urban modern sekaligus lokasi upacara pembukaan, sementara Cortina d’Ampezzo menawarkan latar pegunungan Alpen yang ikonik untuk cabang-cabang olahraga salju.
Sekitar 3.500 atlet dari 93 negara ambil bagian dan bersaing memperebutkan total 195 medali. Meski seremoni pembukaan dijadwalkan pada 6 Februari di Stadion San Siro, sejumlah pertandingan kualifikasi telah dimulai lebih awal sejak 4 Februari.
Upacara pembukaan akan dibuka secara resmi oleh Presiden Italia Sergio Mattarella. Sementara itu, seremoni penutupan dijadwalkan berlangsung pada 22 Februari di Arena Verona, dengan nuansa arsitektur klasik Italia sebagai latar acara.
Milano–Cortina 2026 tercatat sebagai Olimpiade Musim Dingin dengan sebaran lokasi terluas sepanjang sejarah. Penyelenggaraan dibagi ke dalam empat klaster di Italia utara, yakni Milan untuk upacara dan cabang olahraga es, Cortina d’Ampezzo untuk olahraga salju tradisional, Valtellina sebagai arena ski lintas alam dan snowboarding, serta Val di Fiemme untuk cabang ski nordik.
Baca Juga: Jelang Lawan China, Nova Arianto Rangkap Jabatan Menjadi Pelatih U-17
Sebanyak 116 nomor dari 16 disiplin olahraga dipertandingkan. Cabang-cabang klasik seperti Ski Alpen, Seluncur Indah, Hoki Es, Lompat Ski, dan Ski Gaya Bebas tetap menjadi daya tarik utama.
Olimpiade kali ini juga mencatat sejarah dengan diperkenalkannya cabang baru Ski Mountaineering yang mempertandingkan nomor Sprint Putra, Sprint Putri, dan Estafet Campuran. Selain itu, beberapa nomor baru turut ditambahkan, seperti Ganda Putri di luge, Large Hill Putri di lompat ski, serta Team Combined di ski alpen.
Olimpiade Milano–Cortina 2026 memiliki makna historis bagi Italia. Ajang ini menandai 20 tahun sejak Olimpiade Musim Dingin Torino 2006 dan 70 tahun sejak Cortina d’Ampezzo pertama kali menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin. Italia ditetapkan sebagai tuan rumah setelah mengungguli Stockholm–Åre dalam Sidang IOC ke-134 di Lausanne, Swiss, pada 24 Juni 2019.
Mengusung moto Dream Together, Milano–Cortina 2026 merefleksikan semangat kolaborasi lintas wilayah dan persatuan global. Pemerintah Italia memproyeksikan sekitar dua juta wisatawan akan berkunjung selama penyelenggaraan, dengan jumlah penonton global diperkirakan menembus tiga miliar orang.
Dengan total anggaran mencapai 5,2 miliar euro, Olimpiade ini diharapkan meninggalkan warisan jangka panjang berupa penguatan infrastruktur, fasilitas olahraga modern, serta dorongan signifikan bagi sektor pariwisata di Italia utara.
Editor : Ali Sodiqin