RADARSITUBONDO.ID - Ajang Olimpiade Musim Dingin 2026 resmi dibuka pada Jumat (6/2/2026) di Italia. Perhelatan edisi ke-25 ini menandai kembalinya Olimpiade Musim Dingin ke Eropa setelah terakhir kali digelar di Sochi, Rusia, pada 2014.
Kompetisi yang berlangsung hingga 22 Februari tersebut mengusung slogan Dream Together, yang mencerminkan semangat kolaborasi antarwilayah dalam penyelenggaraannya.
Italia ditetapkan sebagai tuan rumah melalui proposal Milano–Cortina yang terpilih dalam Sidang ke-134 Komite Olimpiade Internasional (IOC) di Lausanne, Swiss, pada 24 Juni 2019. Proposal tersebut mengungguli kandidat lain, Stockholm–Åre. Penunjukan ini memiliki nilai historis karena bertepatan dengan 70 tahun Olimpiade Cortina d’Ampezzo 1956 dan 20 tahun Olimpiade Torino 2006.
Baca Juga: Muka pun Jadi Tameng! Penampilan Gemilang Habiebie Bikin Indonesia Arena Bergemuruh
Kolaborasi antara kota metropolitan Milan dan kawasan pegunungan Cortina d’Ampezzo menghadirkan kombinasi antara modernitas dan panorama Alpen. Upacara pembukaan digelar di Stadion San Siro, Milan, dan secara resmi dibuka oleh Presiden Italia Sergio Mattarella. Sementara itu, upacara penutupan dijadwalkan berlangsung di Arena Verona pada 22 Februari dengan latar bangunan bersejarah khas Italia.
Sebanyak 16 cabang olahraga dipertandingkan dalam Olimpiade kali ini, diikuti sekitar 3.500 atlet dari 93 negara yang bersaing memperebutkan total 116 medali emas. Edisi Milano–Cortina 2026 juga mencatatkan debut cabang ski mountaineering, dengan nomor Sprint putra-putri serta Estafet Campuran.
Olimpiade Musim Dingin 2026 tercatat sebagai yang paling tersebar secara geografis sepanjang sejarah. Penyelenggaraan kompetisi dibagi ke dalam empat klaster utama yang mencakup sejumlah wilayah di Italia utara.
Baca Juga: Jelang Lawan China, Nova Arianto Rangkap Jabatan Menjadi Pelatih U-17
Di sisi lain, tantangan juga muncul dari persoalan lingkungan, khususnya kualitas udara di Lembah Po yang kerap memburuk saat musim dingin. Pemerintah setempat menerapkan sejumlah langkah mitigasi, seperti pembatasan kendaraan bermotor dan optimalisasi transportasi publik ramah lingkungan demi menjaga kesehatan atlet dan penonton.
Dari sisi anggaran, biaya penyelenggaraan diperkirakan mencapai €5,2 miliar. Dana tersebut terdiri atas €3,5 miliar dari sektor publik untuk pembangunan infrastruktur dan €1,7 miliar investasi swasta untuk kebutuhan operasional. Italia memproyeksikan kedatangan sekitar 2 juta wisatawan, dengan lebih dari 3 miliar pemirsa global menyaksikan Olimpiade melalui siaran televisi dan platform digital.
Editor : Ali Sodiqin