Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Kekalahan Telak 0-7, Nova Arianto Akui Penampilan Garuda Muda Mengecewakan

Bayu Shaputra • Senin, 9 Februari 2026 | 17:30 WIB

Nova Arianto.
Nova Arianto.

RADARSITUBONDO.ID - Timnas U-17 Indonesia harus menelan pil pahit pada laga uji coba internasional melawan China. Bermain di Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Minggu (8/2/2026), Garuda Muda dibekuk dengan skor telak 0-7 pada pertandingan internasional perdana skuad anyar asuhan Nova Arianto.

Usai laga, Nova Arianto tak menutupi rasa kecewanya terhadap penampilan tim. Ia menilai performa anak asuhnya masih berada jauh di bawah standar sepak bola Asia. Kekalahan besar tersebut menjadi gambaran nyata tantangan yang harus dihadapi Timnas U-17 dalam proses pembentukan tim.

Pertandingan ini juga menjadi debut internasional bagi sebagian besar pemain Timnas U-17. Dari skuad yang ada, hanya Mierza Firjatullah yang memiliki pengalaman tampil di Piala Dunia U-17 2025. Minimnya jam terbang internasional membuat Garuda Muda kesulitan mengimbangi permainan cepat dan agresif China.

 Baca Juga: Napi Rutan Situbondo Diajak Karaoke Bareng, Ini Alasan Petugas Lakukan Program Hiburan di Balik Jeruji

China tampil dominan sepanjang laga. Enam pemain berbeda sukses mencatatkan nama di papan skor. Zhao Songyuan dan Shuai Weihao masing-masing mencetak dua gol, sementara gol lainnya disumbangkan oleh Wang Heyi, Zhang Bolin, dan Ailikamu Yilihong. Timnas U-17 Indonesia tampak kewalahan menghadapi tekanan sejak menit awal.

Nova menegaskan bahwa perbedaan level kompetisi domestik dengan atmosfer pertandingan Asia sangat terasa. Meski mayoritas pemainnya berasal dari Garuda United U-18 yang tampil impresif di Elite Pro Academy (EPA) U-18 dengan memuncaki klasemen, hasil tersebut belum cukup untuk bersaing di level internasional.

Sebagai respons atas hasil ini, Nova membuka peluang untuk menambah pemain diaspora ke dalam skuad. Saat ini, Timnas U-17 baru diperkuat satu pemain diaspora, yakni Nicholas Indra Mjoesund yang merumput bersama Rosenborg BK di Norwegia.

 Baca Juga: Menu MBG di Situbondo Disorot, Ditemukan Ulat dan Semut, Ompreng Makanan Dinilai Tak Bersih

Evaluasi menyeluruh akan dilakukan setelah dua kali menghadapi China. Laga uji coba kedua dijadwalkan berlangsung pada Rabu (11/2) di venue yang sama. Rangkaian uji coba ini menjadi bagian dari persiapan menuju Piala Asia U-17 2026 yang akan digelar pada akhir April mendatang.

Nova juga menepis anggapan bahwa kurangnya kekompakan menjadi faktor utama kekalahan. Ia menilai chemistry antarpemain sudah terbangun dengan baik lewat kompetisi EPA U-18. Namun, adaptasi terhadap tekanan dan intensitas permainan level internasional masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim.

Meski menelan kekalahan telak, Nova menekankan pentingnya menjadikan laga ini sebagai bahan pembelajaran.

Ia menilai Timnas U-17 membutuhkan lebih banyak pertandingan uji coba internasional untuk meningkatkan kualitas dan kesiapan tim sebelum tampil di ajang Piala Asia, dengan target lolos ke perempat final demi mengamankan tiket Piala Dunia U-17 2026 di Qatar.

Editor : Ali Sodiqin
#Timnas U17 #nova arianto