RADARSITUBONDO.ID - Asa belum padam. Meski tertinggal agregat 0-3, striker anyar Persib Bandung, Sergio Castel, tetap memancarkan optimisme jelang leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two menghadapi Ratchaburi FC.
Pada pertemuan pertama di Stadion Ratchaburi, Thailand, Rabu (11/2/2026), Persib harus mengakui keunggulan tuan rumah. Tiga gol Ratchaburi dicetak Pedro Placeres pada menit ke-5 dan 84 serta Gabriel Mutombo Kupa di menit ke-53.
Castel yang baru bergabung bersama Persib tampil sebagai pemain pengganti pada menit ke-58 menggantikan Andrew Jung. Debutnya memang berakhir pahit, tetapi striker asal Spanyol berusia 30 tahun itu menolak menyerah.
Baca Juga: Pereira Ditunjuk, Nottingham Forest Buat Rekor Transfer Manajer Premier League
Ia mengaku terinspirasi oleh mentalitas comeback klub asal kotanya, Real Madrid. Menurutnya, sejarah telah membuktikan bahwa ketertinggalan besar bukanlah akhir dari segalanya.
Castel merujuk sejumlah kebangkitan legendaris Madrid di kompetisi Eropa. Salah satunya saat bangkit dari kekalahan 1-4 melawan Derby County pada Piala Eropa 1975-1976 dengan kemenangan 5-1 di leg kedua.
Contoh lainnya terjadi di Piala UEFA 1984-1985 ketika Madrid membalas kekalahan 0-3 dari RSC Anderlecht dengan kemenangan telak 6-1.
Keyakinan Castel juga diperkuat oleh catatan impresif Persib saat bermain di kandang. Sepanjang Super League 2025/2026, Maung Bandung selalu menang dalam 10 laga kandang. Sementara di ajang ACL 2, hanya Lion City Sailors FC yang mampu mencuri satu poin di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Baca Juga: Chico Hakim Imbau Ormas Tidak Lakukan Sweeping ke Warung Makan Selama Ramadan
Dukungan Bobotoh pun disebutnya sebagai faktor krusial dalam misi comeback. Atmosfer GBLA dinilai mampu memberikan energi tambahan bagi para pemain untuk tampil habis-habisan.
Leg kedua akan digelar Rabu (18/2/2026) pukul 19.15 WIB di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Untuk lolos ke perempat final, Persib wajib menang dengan selisih minimal empat gol.
Pelatih Bojan Hodak mengakui Castel dan rekrutan anyar lainnya, Layvin Kurzawa, masih dalam proses adaptasi. Meski demikian, optimisme tetap terjaga. Bermain di kandang sendiri dengan dukungan penuh suporter diyakini menjadi modal penting untuk membalikkan keadaan.
Kini, harapan Persib bertumpu pada semangat pantang menyerah dan magis GBLA. Jika Real Madrid pernah melakukannya, bukan tidak mungkin Persib menorehkan kisah serupa di Bandung.
Editor : Ali Sodiqin