RADARSITUBONDO.ID - Era baru seragam skuad Garuda segera dimulai. Kelme Indonesia memastikan jersey baru Timnas Indonesia akan resmi dirilis pada Maret 2026. Seragam anyar tersebut langsung dipakai saat Timnas Indonesia berlaga di ajang FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 27–30 Maret mendatang.
Momentum turnamen internasional ini dipilih sebagai panggung perdana identitas baru tim Merah Putih. Ajang FIFA Series 2026 akan diikuti Indonesia sebagai tuan rumah bersama Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan Saint Kitts and Nevis.
CEO Kelme Indonesia, Kevin Wijaya, menegaskan penggunaan perdana jersey baru sudah disepakati bersama PT Garuda Sepakbola Indonesia (PT GSI) selaku pengelola komersial tim nasional.
Menurut Kevin, keputusan peluncuran pada Maret bukan tanpa alasan. Selain menyesuaikan kalender kompetisi, pihaknya juga ingin menjaga profesionalisme dalam masa transisi pergantian apparel dari vendor sebelumnya.
“Kerja sama sudah diumumkan sejak 23 Januari 2026 di Jakarta. Namun, kami ingin menghargai kontrak vendor sebelumnya hingga benar-benar selesai,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, apparel asal Spanyol tersebut menggantikan Erspo yang masa kontraknya telah berakhir. Kerja sama baru ini menandai babak baru kemitraan apparel Timnas Indonesia.
Direktur PT GSI, Marsal Masita, sebelumnya menyampaikan bahwa jersey home dan away akan dirilis lebih dulu pada Maret 2026. Sementara untuk third jersey dijadwalkan meluncur pada September 2026.
Langkah ini dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan tim menghadapi agenda padat sepanjang tahun. FIFA Series menjadi momen ideal untuk memperkenalkan desain baru kepada publik sekaligus menguji performa jersey di laga kompetitif.
Kerja sama antara PSSI dengan Kelme resmi berlaku mulai 1 Maret 2026 hingga 2030. Kesepakatan tersebut mencakup seluruh tim nasional sepak bola dan futsal Indonesia di semua kelompok usia.
Proses tender sendiri dimulai sejak Juli 2025 dan diikuti tujuh peserta. Penilaian dilakukan secara transparan oleh tim independen untuk memastikan kualitas, komitmen distribusi, serta nilai komersial terbaik bagi federasi.
Dengan durasi kontrak empat tahun, PSSI berharap ada kesinambungan identitas visual serta peningkatan standar profesionalisme timnas di level internasional.
Kevin menjanjikan produk berkualitas tinggi dengan standar internasional. Ia memastikan teknologi terbaru akan diterapkan guna mendukung performa maksimal para pemain di lapangan.
“Material yang digunakan ringan, cepat menyerap keringat, dan dirancang sesuai kebutuhan pertandingan level internasional,” jelasnya.
Selain untuk kebutuhan pemain, ketersediaan jersey bagi masyarakat juga menjadi perhatian. Kelme menjamin distribusi resmi akan menjangkau pasar nasional sehingga suporter bisa mendapatkan produk orisinal dengan mudah.
Debut jersey baru ini sekaligus menjadi simbol pembaruan identitas skuad asuhan John Herdman. Turnamen FIFA Series 2026 di GBK diharapkan menjadi titik awal perjalanan baru Timnas Indonesia menuju prestasi yang lebih tinggi.
Kelme sendiri bukan nama asing di sepak bola nasional. Produsen yang telah berpengalaman lebih dari 60 tahun ini juga menjadi apparel resmi Persib Bandung untuk musim 2025–2026.
Pengalaman panjang di industri apparel olahraga global menjadi salah satu pertimbangan utama dalam proses seleksi tender.
Baca Juga: THR 2026 Karyawan Swasta Kapan Cair? Ini Jadwal Resmi, Besaran, dan Aturan Lengkap dari Kemnaker
Dengan diluncurkannya seragam baru ini, PSSI berharap dapat mengangkat citra dan profesionalisme Timnas Indonesia di mata dunia. Identitas visual yang kuat dinilai penting untuk mempertegas positioning tim nasional di kancah internasional.
FIFA Series Maret 2026 pun dipastikan menjadi sorotan. Bukan hanya soal hasil pertandingan, tetapi juga penampilan perdana jersey anyar Kelme yang sudah dinanti para suporter Merah Putih.
Kini, publik tinggal seperti apa desain yang akan dikenakan skuad Garuda saat berlaga di Stadion Utama Gelora Bung Karno akhir Maret nanti. Suasana GBK diprediksi kembali bergemuruh, menyambut era baru Timnas Indonesia bersama Kelme.
Editor : Agung Sedana