Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Two Guns Lerena Kembali Hadapi Merhy, Pertaruhkan Gelar WBC

Bayu Shaputra • Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:25 WIB

Laga Kevin
Laga Kevin

RADARSITUBONDO.ID - Petinju Afrika Selatan Kevin “Two Guns” Lerena akan kembali naik ring untuk mempertahankan sabuk juara dunia WBC kelas bridgerweight. Lawan yang menghadap bukanlah sosok baru. Lerena dijadwalkan berduel melawan penantang wajib Ryad Merhy pada 30 Mei 2026 di Dôme de Charleroi, Belgia.

Pertarungan ini menjadi jilid kedua bagi kedua petinju yang sebelumnya sudah pernah bertemu di atas ring.

Pada pertemuan pertama yang berlangsung Mei 2023 di Emperors Palace, Kempton Park, Afrika Selatan, Lerena berhasil keluar sebagai pemenang melalui keputusan angka mutlak. Tiga juri memberikan kemenangan bagi petinju tuan rumah dengan skor 118-110, 116-112, dan 115-113.

Baca Juga: Meta Lebih Hapus dari 150.000 akun dalam Upaya Pemberantasan Jaringan Penipuan di Asia Tenggara

Jika pada duel pertama Lerena bertarung di depan publiknya sendiri, kali ini ia harus melakoni pertarungan di kandang lawan. Dôme de Charleroi yang berada di Belgia dipastikan akan memenuhi dukungan untuk Merhy yang selama ini berkarier membawa nama negara tersebut.

Lerena lahir di Johannesburg pada tahun 1992 dan dikenal sebagai salah satu petinju paling konsisten di kelas bridgerweight. Sepanjang karir profesionalnya, ia mencatatkan rekor 31 kemenangan dengan 15 di antaranya diraih lewat KO, serta empat kekalahan. Perjalanan menuju takhta juara dunia WBC juga tidak berlangsung secara instan.

Sabuk juara penuh WBC kelas bridgerweight resmi miliknya menjadi pada Oktober 2024 setelah juara sebelumnya, Lawrence Okolie, memutuskan melepaskan gelar untuk naik ke divisi heavyweight. Sebelumnya, Lerena lebih dulu menyandang status juara interim WBC sejak November 2023 setelah mengalahkan Senad Gashi melalui keputusan angka bulat.

Baca Juga: Menteri Pigai Menyiapkan Kelas HAM Khusus untuk Jurnalis

Sebagai juara dunia, Lerena langsung menunjukkan kualitasnya. Pertahanan gelar pertama berlangsung secara impresif pada Mei tahun lalu saat menghadapi petinju Ukraina Serhiy Radchenko di SunBet Arena, Pretoria. Dalam laga tersebut, Lerena tampil dominan sejak awal ronde.

Radchenko dua kali terjatuh pada ronde kedua setelah menerima kombinasi pukulan keras dari petinju tuan rumah. Tekanan yang terus dilancarkan Lerena membuat kubu Radchenko akhirnya memilih menyerah.

Sudut ring melempar handuk putih hanya 16 detik setelah ronde ketiga dimulai. Kemenangan TKO itu sekaligus menandai kesuksesannya mempertahankan gelar WBC bridgerweight pertama yang digelar di Afrika Selatan.

Baca Juga: 5 Hidangan Berat Khas Lebaran yang Wajib Ada di Meja Makan, Opor Ayam hingga Rendang Jadi Favorit Keluarga

Sementara itu, Ryad Merhy datang ke pertarungan ulang ini dengan motivasi tinggi. Petinju kelahiran Pantai Gading yang kemudian berkarier mewakili Belgia tersebut memiliki catatan 35 kemenangan dengan 29 KO dan tiga kekalahan. Ia juga pernah merasakan menjadi juara dunia ketika memegang sabuk WBA kelas penjelajah.

Kekalahan dari Lerena pada tahun 2023 sempat menjadi titik sulit bagi Merhy. Namun, ia berhasil bangkit dengan meraih tiga kemenangan beruntun setelahnya.

Rentetan hasil positif itu membuatnya kembali naik ke peringkat dunia hingga akhirnya ditetapkan sebagai penantang nomor satu WBC di kelas bridgerweight.

Pertarungan di Belgia pun diprediksi akan berlangsung buruk. Merhy memiliki rasio knockout yang tinggi dan dikenal agresif saat menekan lawan. Namun, Lerena punya pengalaman menghadapi berbagai tipe petinju serta kemampuan bertahan yang solid.

Meski harus bertarung di kandang lawan, Lerena tetap percaya diri mampu mempertahankan sabuknya. Petinju yang dibor Peter Smith tersebut bahkan menargetkan kemenangan sebelum pertandingan berakhir penuh.

“Saya menghormatinya sebagai petinju yang tangguh. Tapi begitu bel berbunyi, rasa hormat itu tetap berada di sudut ring,” ujar Lerena menjelang pertarungan.

Baca Juga: Banjir Besuki Dikaitkan Proyek Tol, Camat Banyuglugur Buka Suara: Penyebab Sebenarnya Curah Hujan Tinggi

Bagi Lerena, duel ini bukan sekadar mempertahankan gelar juara dunia. Kemenangan di Belgia akan memperkuat posisinya sebagai penguasa kelas bridgerweight sekaligus membuka peluang menuju pertarungan besar lainnya di masa depan.

Di sisi lain, Merhy melihat laga ini sebagai kesempatan emas untuk merebut sabuk WBC sekaligus membalas kekalahan sebelumnya. Dengan dukungan publik Belgia, ia berharap bisa menyatukan hasil pertemuan pertama.

Pertarungan ulang antara Lerena dan Merhy pun diperkirakan menjadi salah satu duel paling menarik di divisi bridgerweight tahun 2026. Dua petinju dengan pengalaman juara dunia akan kembali menguji kekuatan di ring, dengan sabuk WBC menjadi taruhannya.

Editor : Agung Sedana
#Kevin Lerena vs Ryad Merhy #Two Guns #WBC bridgerweight