Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Pep Guardiola Optimistis Masa Depan Manchester City Cerah di Musim Depan

Bayu Shaputra • Rabu, 18 Maret 2026 | 12:41 WIB

Pep Guardiola.
Pep Guardiola.

RADARSITUBONDO.ID - Manchester City harus mengubur mimpi melangkah lebih jauh di Liga Champions musim 2025/2026 setelah takluk dari Real Madrid pada babak 16 besar.

Bermain di Etihad Stadium, Rabu pagi WIB, tim asuhan Pep Guardiola terpaksa menyerah dengan agregat telak 1-5. Kekalahan ini sekaligus menambah catatan buruk The Citizens setiap kali berhadapan dengan raksasa Spanyol tersebut dalam beberapa musim terakhir.

Meski hasil pahit tak terhindarkan, Guardiola menegaskan bahwa masa depan Manchester City tetap menjanjikan. Pelatih asal Spanyol itu menaruh optimisme tinggi untuk musim depan, dengan keyakinan bahwa timnya akan bangkit dan kembali menjadi penantang serius di kompetisi Eropa. Ia menilai kegagalan ini sebagai bagian dari proses pembelajaran penting bagi skuadnya.

Dalam pertandingan tersebut, City sebenarnya menunjukkan semangat juang tinggi. Erling Haaland dan rekan-rekannya terus mencoba menekan meski harus bermain dengan sepuluh orang setelah Bernardo Silva menerima kartu merah.

Situasi itu membuat jalannya laga semakin berat, terutama menghadapi tim sekelas Real Madrid yang dikenal efektif dalam memanfaatkan keunggulan.

Baca Juga: Sapi Limosin Rp16 Juta Dijagal Maling di Mangaran, Pemilik Syok: Tersisa Tulang dan Usus di Kandang

Guardiola juga menyoroti perkembangan sejumlah pemain muda yang mulai mendapat pengalaman di panggung Liga Champions. Nama-nama seperti Abdukodir Khusanov, Rayan Cherki, hingga Antoine Semenyo dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh. Menurutnya, musim debut di kompetisi elit Eropa membutuhkan adaptasi, namun peluang untuk berkembang masih terbuka lebar.

Kegagalan ini sekaligus memperpanjang tren negatif City saat menghadapi Real Madrid di fase gugur Liga Champions. Dalam tiga musim terakhir, langkah mereka selalu terhenti oleh Los Blancos, sebuah fakta yang menjadi pekerjaan rumah besar bagi Guardiola untuk memutus dominasi tersebut di masa depan.

Kini fokus Manchester City beralih ke kompetisi domestik. Mereka masih memiliki peluang besar untuk meraih trofi di Premier League, dengan persaingan ketat melawan Arsenal yang saat ini memimpin klasemen. Selain itu, City juga akan menghadapi Arsenal di final Carabao Cup Final 2026 pada 22 Maret, laga yang diprediksi berlangsung sengit.

Baca Juga: 974 Guru PPPK Paruh Waktu di Situbondo Dapat THR Idul Fitri 2026, Nominalnya Rp100 Ribu hingga Rp800 Ribu

Tak hanya itu, langkah City di Piala FA 2026 juga masih berlanjut hingga babak perempat final, di mana mereka dijadwalkan bertemu Liverpool pada awal April. Dengan jadwal yang padat dan tekanan tinggi, Guardiola menuntut menjaga konsistensi tim agar tetap kompetitif di semua ajang.

Ambisi untuk kembali berjaya di Eropa kini menjadi motivasi tambahan bagi Manchester City. Guardiola menegaskan bahwa tim akan melakukan evaluasi menyeluruh, memperbaiki kekurangan, dan memaksimalkan potensi pemain agar mampu tampil lebih kuat musim depan. Kegagalan di Liga Champions musim ini bukan akhir, melainkan pijakan untuk bangkit menuju pencapaian yang lebih besar.

Editor : Agung Sedana
#Pep Guardiola #Liga Champions 2026 #Manchester City