RADARSITUBONDO.ID - Manchester City kembali menunjukkan keunggulannya di pentas domestik dengan menjuarai Piala Liga Inggris atau Carabao Cup musim 2025/26. Kepastian itu didapat setelah menundukkan Arsenal dengan skor meyakinkan 2-0 dalam partai final yang berlangsung di Stadion Wembley, London, Senin dini hari WIB.
Sorotan utama dalam laga puncak tersebut diperingati pada talenta muda The Citizens, Nico O'Reilly. Pemain muda itu tampil gemilang dengan mencetak dua gol penentu kemenangan pada babak kedua, sekaligus memastikan City mengangkat trofi bergengsi tersebut.
Keberhasilan ini menandai gelar kesembilan bagi Manchester City di ajang Piala Liga Inggris sepanjang sejarah klub. Selain itu, trofi ini juga menjadi yang kelima di bawah kepemimpinan pelatih Pep Guardiola, mempertegas dominasi mereka dalam kompetisi domestik Inggris dalam beberapa tahun terakhir. City kini hampir mendekati rekor milik Liverpool sebagai klub dengan koleksi trofi terbanyak di ajang ini.
Baca Juga: CAF Cabut Gelar Senegal, Maroko Resmi Juara AFCON 2025
Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi. Arsenal langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Bahkan, mereka hampir membuka keunggulan saat laga baru berjalan tujuh menit jika saja kiper muda City, James Trafford, tidak tampil sigap di bawah mistar.
Trafford sukses menggagalkan peluang emas dari Kai Havertz yang lolos dari pengawalan, sebelum kembali menunjukkan refleks cepat untuk menepis bola rebound yang disambar Bukayo Saka. Penampilan impresif sang kiper menjadi salah satu faktor penting yang menjaga gawang City tetap aman di babak pertama.
Meski terus menekan, Arsenal gagal mengonversi menjadi dominasi gol. Di sisi lain, City sempat memberikan ancaman melalui Erling Haaland pada menit ke-20, namun peluang tersebut tidak membuahkan hasil. Babak pertama pun berakhir tanpa gol.
Baca Juga: Program MBG Libur Saat Idul Fitri 2026, BGN Klaim Efisiensi Capai Rp5 Triliun
Memasuki babak kedua, kedua tim mulai bermain lebih hati-hati. Namun, City akhirnya mampu memecah kebuntuan pada menit ke-60. Berawal dari umpan silang Rayan Cherki yang gagal diantisipasi kiper Kepa Arrizabalaga, O'Reilly dengan sigap menyambar bola muntah melalui sundulan untuk membawa City unggul 1-0.
Keunggulan tersebut tak bertahan lama menjadi satu-satunya gol. Empat menit berselang, O'Reilly kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini, ia menyyundul umpan silang matang dari Matheus Nunes ke sisi gawang kiri, membuat Kepa kembali tak berdaya dan menggandakan keunggulan City menjadi 2-0.
Penampilan gemilang O'Reilly dalam laga ini menorehkan catatan tersendiri. Ia menjadi pemain termuda ketiga yang mampu mencetak dua gol di final Piala Liga Inggris, mengikuti jejak Wayne Rooney dan Ronnie Whelan.
Baca Juga: Lonjakan Pemudik ke Kepulauan Madura, KSOP Jangkar Tambah 7 Extra Trip hingga Hari H Lebaran
Arsenal berusaha bangkit dan hampir memperkecil ketertinggalan pada menit ke-78. Namun, peluang dari Riccardo Calafiori hanya membentur tiang gawang. Upaya pelatih Mikel Arteta yang memasukkan Gabriel Martinelli dan Gabriel Jesus untuk menambah daya serang juga tidak mampu mengubah keadaan.
Hingga peluit panjang dibunyikan di Wembley, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan Manchester City. Trofi pun resmi menjadi milik The Citizens, sementara Arsenal harus mengubur ambisi meraih caturgelar musim ini.
Editor : Agung Sedana