RadarSitubondo.id – Peluang bisnis bisa saja ditarik dari komunitas miniatur mobil alias die cast. Dengan membuat miniatur mobil secara custom, seorang warga Banyuwangi bisa menarik cuan jutaan rupiah.
Tidak semua anggota komunitas diecast memiliki minat untuk mengoleksi Hot Wheels atau Mini Scale. Beberapa anggota komunitas, seperti Yogi Rohmatullah, warga Lingkungan Gentengan, Kelurahan Pengantigan, Banyuwangi, memanfaatkan komunitas ini sebagai peluang bisnis melalui jual beli dan custom.
Yogi, anggota BWI Diecast, memulai usaha custom mobil diecast seperti Hot Wheels dan MiniGT sejak 2023. Dengan modal sederhana, ia berhasil meraih keuntungan antara 350 ribu hingga Rp 1 juta. Sejak kecil, Yogi sudah menyukai diecast dan mengumpulkan Hot Wheels.
Awalnya, Yogi hanya iseng meng-custom Hot Wheels miliknya dan memposting hasilnya di Instagram @youngzdiecast. Tak disangka, hasil karyanya menarik perhatian pembeli, meski awalnya ia kurang percaya diri. Namun, setelah beberapa penawaran menarik, ia mulai menjual hasil custom-nya.
Dalam satu tahun berbisnis, karya Yogi telah menjangkau luar provinsi, termasuk Aceh, Kalimantan, hingga Papua. Saat melakukan live TikTok untuk berjualan, ia bahkan menarik minat beberapa pembeli dari luar negeri.
Yogi mengenang, custom pertama yang dibawa ke perkumpulan komunitas sempat ditertawakan. Namun, hanya dalam dua minggu, ia berhasil meningkatkan keterampilannya dan mulai membuat konten proses custom. "Harga custom saat ini berkisar Rp 600 ribu hingga lebih dari Rp 1 juta, tergantung kerumitannya. Jika mood baik, saya bisa menyelesaikan hingga empat mobil dalam sehari. Namun untuk custom yang lebih rumit, bisa memakan waktu hingga sebulan," jelas Yogi.
Yogi tidak tertarik menjadi kolektor diecast. "Daripada menyimpan hasil custom sendiri, lebih baik dijual untuk mendapatkan uang," ujarnya.
Ciri khas karyanya adalah warna-warna cerah dan mengkilap, biasanya merah atau biru. Sebelum terjun ke dunia custom diecast, Yogi bekerja di bidang pemasangan carbon motor, namun ia menghentikan usaha tersebut karena banyak ditiru orang di sekitarnya.
Dengan latar belakang wirausaha, Yogi memilih untuk bekerja mandiri dan menjalani apa yang dicintainya. "Jika pekerjaan sesuai dengan passion, pasti kita akan menikmatinya," katanya.
Hasil dari usaha custom diecast ini juga ditujukan untuk tabungan dan persiapan pernikahannya. Yogi Rohmatullah juga aktif memotivasi teman-teman di sekitarnya untuk memanfaatkan waktu dengan baik. Ia berpendapat, alih-alih terjerumus dalam hal negatif, lebih baik mengasah keterampilan dan mengembangkannya. (gas/bay)
Editor : Ali Sodiqin