RADARSITUBONDO.ID - Pernahkah kamu tergoda untuk mencampur bensin premium dengan pertalite demi menghemat pengeluaran? Mencampur bahan bakar kendaraan bisa berdampak serius. Berikut lima dampak negatif yang perlu kamu ketahui.
Kerusakan Sistem Injeksi dan Karburator
Mencampur bahan bakar dengan oktan berbeda dapat merusak sistem pembakaran. Campuran bensin RON 88 dengan RON 92 dapat mengganggu atomisasi bahan bakar.
Injector bisa tersumbat, dan campuran yang tidak tepat membuat motor karburator mengalami korosi premature dan boros bahan bakar.
Baca Juga: Vivo Y500 vs Y300: Baterai 8.200 mAh vs 6.500 mAh, Mana yang Lebih Worth It?
Pembentukan Kerak dan Deposit Berbahaya
Mencampur bahan bakar dapat menyebabkan kerak hitam di ruang bakar. Pembakaran yang tidak sempurna meninggalkan residu karbon, mengurangi kompresi dan menyebabkan overheating. Deposit ini bisa mengeras dan sulit dibersihkan.
Penurunan Performa Mesin Secara Drastis
Kendaraan dengan campuran bahan bakar sering mengalami ngelitik, terutama saat akselerasi. Timing pembakaran yang tidak tepat menyebabkan detonasi dini, mengurangi tenaga mesin hingga 15-20% dan meningkatkan konsumsi bahan bakar.
Baca Juga: Vivo Y500 Hadir dengan Baterai Monster 8.200 mAh: Game Changer di Segmen Entry-Level
Kerusakan Komponen Mesin Internal
Kerusakan pada komponen vital mesin bisa terjadi akibat campuran bahan bakar yang salah. Ring piston dapat aus, dan bantalan connecting rod rentan rusak. Dalam kasus ekstrem, piston dapat retak dan memerlukan overhaul dengan biaya tinggi.
Kerusakan Sistem Emisi dan Katalitik Konverter
Campuran bahan bakar yang tidak tepat dapat merusak catalytic converter yang mengurangi emisi gas buang. Komponen katalitik dapat meleleh atau tersumbat, menyebabkan back pressure yang mengurangi performa mesin. Perbaikan ini mahal dan dapat menyebabkan kendaraan gagal uji emisi.
Mencampur bahan bakar untuk menghemat biaya dapat berakibat merugikan. Biaya perbaikan lebih besar daripada selisih harga bahan bakar. Gunakan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan untuk menjaga performa kendaraan.
Ikuti terus berita ter-update Radar Situbondo di Google News
Editor : Ali Sodiqin