RADARSITUBONDO.ID - Busi adalah komponen penting mesin motor yang menghasilkan percikan api untuk membakar campuran bahan bakar dan udara.
Busi kotor menurunkan performa motor, meningkatkan konsumsi BBM, dan menyulitkan penghidupan mesin. Oleh karena itu, perawatan rutin busi sangat penting untuk menjaga performa motor.
Elektroda busi tertutup kerak karbon hitam seiring waktu, menghambat loncatan listrik dan mengakibatkan percikan api lemah. Ini menyebabkan mesin brebet, tarikan lemot, dan pemborosan bahan bakar.
Baca Juga: Daftar Komponen CVT yang Wajib Diganti Saat Motor Matic Gredek
Tanda-Tanda Busi Perlu Dibersihkan
- Motor memerlukan pembersihan busi jika mengalami gejala berikut:
- Mesin sulit distarter, terutama di pagi hari.
- Tarikan motor berat dan tidak responsif.
- Konsumsi bahan bakar meningkat tanpa alasan jelas.
- Asap knalpot hitam pekat.
- Mesin tersendat saat digas.
Baca Juga: Samsung Galaxy Tab S10 Lite Resmi di Indonesia: Review Lengkap Harga dan Spesifikasi Terbaru 2025
Persiapan Alat dan Bahan
Siapkan alat berikut:
- Kunci busi (16mm atau 18mm).
- Sikat kawat halus atau sikat gigi bekas.
- Amplas halus grit 400-600.
- Kain bersih bebas serat.
- Cairan pembersih karburator atau bensin murni.
- Feeler gauge untuk mengatur celah elektroda.
Langkah-Langkah Membersihkan Busi
Matikan Mesin dan Biarkan Dingin.
Pastikan mesin mati minimal 30 menit agar aman disentuh.
Lepas Kabel Busi dengan Hati-hati.
Cabut kabel dengan menarik bagian kopelnya, bukan kabelnya.
Baca Juga: 3 Keunikan Jalan Tol Semarang-Demak di Jawa Tengah
Buka Busi dengan Kunci Khusus.
Gunakan kunci busi untuk melepas dengan gerakan berlawanan jarum jam.
Bersihkan Kerak Karbon.
Sikat elektroda dengan sikat kawat halus. Rendam dalam cairan pembersih jika kerak membandel.
Amplas Elektroda dengan Lembut.
Gunakan amplas halus untuk menghaluskan elektroda tanpa merusak bentuknya.
Baca Juga: IHC RS Elizabeth Situbondo Punya Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Baru
Bersihkan dengan Kain Kering.
Lap busi hingga bersih menggunakan kain bebas serat.
Periksa dan Atur Celah Elektroda.
Celah ideal 0,6-0,8mm. Gunakan feeler gauge untuk mengukur dan setel jika perlu.
Tips Perawatan Agar Busi Awet
- Ganti oli mesin sesuai jadwal untuk mencegah kerak.
- Gunakan bahan bakar berkualitas baik.
- Hindari mematikan mesin mendadak setelah berkendara jauh.
- Periksa sistem pengapian secara berkala.
- Bersihkan filter udara secara rutin.
Kapan Saatnya Mengganti Busi Baru?
Ganti busi baru jika:
- Elektroda terkikis lebih dari 50%.
- Celah elektroda tidak bisa disetel.
- Ada retakan pada isolator keramik.
- Ulir aus atau rusak.
Baca Juga: Bobol Konter Handphone dan Gasak HP dan Sejumlah Voucher, Pria Situbondo Terancam 7 Tahun Penjara
Pembersihan rutin setiap 3.000-5.000 km bisa memperpanjang usia busi hingga 15.000 km, menghemat biaya perawatan, dan menjaga performa motor.
Ikuti terus berita ter-update Radar Situbondo di Google News
Editor : Ali Sodiqin