Bukan Sekadar Motor Jadul, Ini Perjalanan Honda Astrea dari 700 hingga Legenda

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:50 WIB
Honda Astrea Legenda 2. (YouTube/Bagus Setiabudi)
Honda Astrea Legenda 2. (YouTube/Bagus Setiabudi)

 

RADARSITUBONDO.ID - Menyebut Honda Astrea berarti membicarakan salah satu bagian penting dalam sejarah perkembangan motor bebek di tanah air. 

Sepanjang era 1980-an hingga akhir 1990-an, nama Astrea hadir melalui sejumlah model dengan perubahan desain, kapasitas mesin, dan teknologi.

Bagi masyarakat yang tumbuh pada era tersebut, Honda Astrea bukan sekadar kendaraan biasa. Motor bebek ini dikenal sebagai kendaraan keluarga yang irit, sederhana, tangguh, serta mudah dirawat.

Perjalanan keluarga Astrea terbilang panjang. Dimulai dari Honda Astrea 700, nama tersebut kemudian berkembang melalui Astrea 800, Astrea Star, Astrea Prima, Astrea Grand, Astrea Impressa, Astrea Supra hingga Astrea Legenda.

Perbedaan setiap generasi terlihat dari perkembangan mesin dan desainnya. Honda Astrea 700 menjadi salah satu pembuka perjalanan tersebut pada era 1980-an. Sesuai namanya, motor ini menggunakan mesin sekitar 70 cc dengan konstruksi yang masih sederhana.

Astrea 700 mengutamakan fungsi sebagai kendaraan praktis untuk kebutuhan sehari-hari. Dari generasi inilah Honda kemudian melakukan pengembangan menuju model-model berikutnya.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari Ini 19 Agustus 2026, Ada yang Dapat Kabar Mengejutkan!

Honda Astrea 800 hadir dengan kapasitas mesin yang meningkat menjadi sekitar 80 cc. Perubahannya tidak hanya pada sektor mesin, tetapi juga teknologi. Salah satunya adalah penggunaan sistem pengapian CDI yang menjadi perkembangan penting pada motor bebek saat itu.

Desain Astrea 800 turut mengalami perubahan. Bagian bodi dan lampu belakang dibuat lebih modern sehingga model ini menjadi salah satu tahapan perkembangan keluarga Astrea.

Setelah itu, Honda menghadirkan Astrea Star dengan desain yang semakin mengikuti selera konsumen. Bentuknya terlihat lebih modern, tetapi karakter motor bebek yang sederhana dan fungsional tetap dipertahankan.

Perkembangan tersebut berlanjut melalui Honda Astrea Prima. Model ini membawa desain yang lebih modern dengan tetap mengandalkan mesin yang sederhana dan efisien.

Pada masa itu, konsumsi bahan bakar, keandalan, dan kemudahan perawatan menjadi pertimbangan penting konsumen.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari Ini 19 Agustus 2026, Ada yang Dapat Kabar Mengejutkan!

Nama Astrea kemudian semakin populer melalui Honda Astrea Grand. Hadir pada era 1990-an, motor ini menggunakan mesin 4-tak berkapasitas sekitar 97,1 cc dengan transmisi manual 4-percepatan.

Kapasitas mesinnya jauh lebih besar dibandingkan Astrea 700 dan Astrea 800. Desain bodinya juga semakin modern, tetapi karakter praktis dan ekonomis tetap menjadi identitasnya.

Astrea Grand bahkan masih memiliki tempat tersendiri di kalangan pencinta motor klasik. Beberapa perubahan desain selama masa edarnya kemudian melahirkan julukan seperti Astrea Grand Bulus dan Astrea Grand Sabit.

Perbedaan tersebut dapat terlihat dari sejumlah detail, mulai bentuk lampu belakang, emblem, striping, jok hingga komponen dan kelengkapan bawaan. Bagi kolektor, detail kecil seperti itu dapat menjadi bagian penting dalam menilai sebuah unit.

Setelah Astrea Grand, nama Astrea berlanjut melalui Astrea Impressa. Model ini hadir dengan karakter yang lebih sederhana dan fungsional untuk memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari.

Baca Juga: Hasil Playoff Liga Champions: Fenerbahce Imbang Lawan Lyon, Dinamo Zagreb 2-2 Viking

Kemudian muncul Astrea Supra yang menjadi salah satu jembatan menuju era motor bebek Honda yang lebih modern. Desainnya sudah jauh berbeda dari Astrea 700 dan Astrea 800 dengan garis bodi yang lebih mengikuti tren akhir 1990-an.

Babak berikutnya ditandai dengan Honda Astrea Legenda. Model ini tampil lebih modern dibandingkan generasi awal dan hadir ketika pasar motor bebek Indonesia mulai memasuki fase baru.

Jika melihat perjalanan seluruh keluarga Astrea, perubahan paling jelas terlihat pada mesin dan desain. Kapasitas mesin berkembang dari generasi awal yang kecil menuju mesin yang lebih besar, sementara teknologi ikut menyesuaikan kebutuhan zaman.

Namun, perubahan tersebut tidak menghilangkan karakter utama Astrea. Kepraktisan, efisiensi bahan bakar, serta kemudahan perawatan tetap menjadi benang merah dari berbagai generasinya.

Itulah yang membuat Honda Astrea memiliki nilai nostalgia yang kuat. Motor ini pernah menjadi bagian dari aktivitas masyarakat, mulai digunakan untuk bekerja, sekolah, berbelanja hingga mengantar anggota keluarga.

Kini, sebagian unit Honda Astrea berubah menjadi kendaraan hobi dan koleksi. Motor dengan kondisi orisinal dan kelengkapan yang masih terjaga semakin menarik perhatian pencinta motor klasik.

Astrea 700 memiliki daya tarik karena menjadi bagian awal perjalanan nama Astrea. Astrea Grand lebih dikenal karena popularitas dan nilai nostalgianya, sedangkan Astrea Legenda menawarkan pengalaman motor bebek dari periode yang lebih modern.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : berbagai sumber
Honda Astrea 700 legenda